[FF-G] Before The Wedding… Chapter 5

after-the-wedding-copy2.jpg

Tittle : After The Wedding part 5

Author : Hyuna_Taby @Lira_tabi

Cast :    Gyuri Park A.k.a Gyuri (OC)

Jenifer Park A.k.a Park Bom (2ne1)

Sandara Park A.k.a Dara (2ne1)

Choi Seung Hyun A.k.a TOP (Bigbang)

Kwon Jiyoung A.k.a G-Dragon (Bigbang)

Other Cast : YG Family

Genre : Romance (?) and Friendship

Rating : T (15+)

Disclaimer From part 4 : BOM menangis, Daseung pun melapaskan dekapannya. “Bumi tempat aku berpijak seolah berhenti berotasi, jantung mendadak berhenti berdetak, lemah seolah tanpa darah” Batin BOM seraya menjatuhkan diri dan di hadapan Daesung

“Mian.. jeongmal mianhe Noona” tak mampu menyembunyikan kesedihan, Daesung menderaikan airmata dan membasahi pipinya “saranghae.. saranghaeyo..” Daseung mendekap kembali BOM yang terjatuh di atas jalanan aspal, dan mencoba merangkulnya kembali untuk masuk kedalam Mobil.

*********

 

good morning..” Seru Gyuri seraya duduk di sebuah kursi meja makan, Eomma Appa, dan juga Dara telah lebih dulu duduk di kursi meja makan “Eonni kemana Eomma ? kenapa dia tak ikut sarapan bersama kita ?” cerewet Gyuri mulai keluar

“Eonnimu semalam tak tidur, karena ia harus membereskan sebuah Dokumen” ujar Appa yang saat itu sedang asyik melahap sayuran yang sudah di rebus

“BOM pasti kecapean, biarkalah dia istirahat untuk hari ini Chagiya” Sambung Eomma pada Suaminya

“Hari ini dia harus masuk kerja, karena Dokumen yang ia buat harus segera diserahkan pada JP Group” jawab Appanya yang begitu tenang

“aku rasa terjadi sesuatu pada Eonni” ujar isi hati Gyuri “Eomma benar Appa, Eonni harus banyak istirahat, jika Appa mengijinkan biar aku saja yang mengantikan Eoni di Kantor ? Eotteoke !” Ucap Gyuri dengan senangnya

Ohok.. ohokk..

Dara tersendak, ketika mendengar ucapan Gyuri bahwa ia akan mengantikan Eonninya meskipun hanya satu hari.

“Akh.. kau ini kalau makan pelan-pelan” Sindir Gyuri pada Dara, sedangkan Dara dengan cepatnya minum air putih.

“Gyuri-ah perusahaan bukanlah sanggar Seni..” Oceh Eommanya pada Gyuri

I Know Eomma, aku akan meminta izin pada Eoni, itu jika eoni mengizinkan aku untuk mengantikannya” Gerutu Gyuri seraya melahap habis sarapannya

“Biarkan saja ia melihat langusng bagaimana bekerja menjadi sebagai direktur hehehe” ujar Appa BOM

“Tuh kan, Appa mengizinkan aku kan..? Yes… yes..” hati Gyuri begitu sembringah ketika Appanya mengijinkan ia menjadi direktur sementara “kalau begitu aku ke kamar Eonni dulu yach.. Ajhuma siapkan mampan, Nasi dan lauknya untuk sarapan Eoni..” teriaknya sambil meningalkan meja makan dan mengambil dan berjalan kearah dapur

“Jika anak ini ada dirumah, suasana begitu hangat ya..” Puji Appanya dengan perasaan yang senang “dia tak beda jauh dengan Eommanya yang begitu cerewet, iya kan Dara-ah ?”

“Akh.. hehe Jeongmal ?” Jawab Dara dengan mimik wajah yang sangat baik

“Dara-ah temani Gyuri hari ini, bisakah ?” pinta Eomma Gyuri pada Dara

“Eotteoke..?” Dara mulai kebingungan, sebenarnya ia mau tapi.. “Eomma aku akan melihatnya setelah aku pulang dari Perpustakaan yang berada di Seoul, bisakah ?” jelas dara saat itu

“Anak ini sangat pintar dan juga baik, baiklah.. aku akan suruh seorang sopir untuk mengantarmu” ucap Eommanya dengan baik hati

“Uah.. Jinjayo..? Gamsahamnida Ajhuma.. gamsahamnida Ajhusihi.. Yes..” Suara Dara penuh kebahagian, karena merasa diperlakuakn begitu baik selama berlibur di rumah Gyuri.

Tok..tok…

“Eoni-ah bisakah aku masuk ? aku bawakan sarapan buat eoni” tanpa di persilahkan oleh BOM, Gyuri masuk kedalam kamar BOM, Gyuri pun meletakan mampan yang berisi nasi dan juga lauknya di atas sebuah meja kecil di kamar BOM, Gyuri melihat Eonninya sedang menyisir Rambutnya yang panjang hingga beberapa kali di depan sebuah cermin “Eoni, rambutmu sudah rapih kenapa terus disisir ?” Batin Gyuri yang merasa keheranan oleh sikap Eonninya yang mendadak Beku dan Dingin “Eoni, Appa bilang Eoni tak usah pergi ke Kantor” Ucap Gyuri yang menghampiri BOM seraya memegang pundak Eonninya itu. Sisir yang BOM pegang terjatuh begitu saja, dengan wajah dingin ia melirik kearah Gyuri yang duduk di sampingnya.

“Saeng, apakah kau percaya dengan cinta pertama takkan berakhir” tanyanya yang mengetkan Gyuri, Refleks yang ada di benak Gyuri adalah Deasung Oppa, ya.. Daesung adalah cinta pertama BOM.

“Ne, Mulon imnida Eonni, cinta pertama itu takkan berakhir meskipun pada akhirnya kita takkan pernah memilikinya, namun cinta pertama takkan Hilang..” Jelas Gyuri yang menuai senyuman kecil di bibir BOM

“Ne, meskipun takkan pernah memiliki tapi cinta pertama takkan hilang..” BOM menghela napas panjang “Haahhh..”  kembali tersenyum ketika melihat wajah Gyuri yang malah kebingungan atas pertanyaannya “ternyata Saengku sudah mendapatkan cinta pertama kah ? siapa dia ?” Desak BOM pada Gyuri

Gyuri merasa eonninya kembali seperti semula, Tegas, perhatian dan juga sangat baik padanya. tak ada lagi wajah kemurungan pada saat itu. “Akh.. anio Eonni.. aku masih belum merasakan cinta pertamaku.. Tapi.. tapi.. Eoni ?”

“Waeyo..?”

“Aku sedang merasa nyaman dekat dengan seseorang, apalagi ia sangat perhatian padaku” ujar Gyuri dengan senyum-senyum malu

“Siapa dia, Taeyang-shi kah ?”

“Akh.. anio.. ia cuman teman kuliahku, lagian ia mengambil seni musik tentu saja kita jarang bertemu” ketus Gyuri pada BOM

“Lantas siapa ? apakah dia dari kalangan pengusaha atau Artis ?” desak BOM penasaran pada sosok yang kini dekat dengan saengnya

“Anio.. dia punya caffe yang dikelola bersama temannya, tidak ada yang istimewa.. hehehe” jelas Gyuri dengan penuh malu-malu “Sudahlah eoni nanti juga akan aku kenalkan pada eonni, Ok.. ekh.. eoni sarapan dulu ya.. hari ini biar aku saja yang mengantar dokumen ke kantor Ok..”

“Apa kau bisa melakukannya ?”

“Ne, percayalah padaku eonni, dokumen itu akan di ambil oleh pihak PJ Group kan ?”

“Ne, pihak PJ group yang akan mengambilnya adalah Deasung Oppa” Gumam BOM yang seraya menundukan kepalanya. “bawalah mobil, jangan sampai kau pulang di antar sopir atau daesung oppa.. Ok” Pinta BOM seraya mengambil kunci mobil dan Doukumen lalu memberikannya pada Gyuri.

**********

“Gyuri-ah.. kau tumbuh sangat baik.. bagaimana dengan kuliahmu ?” Puji Daesung yang saat itu datang ke kantor Gyuri

“Ne, kau juga sangat tampan Oppa” puji kembali Gyuri dengan wajah yang ramah “kuliahku sangat baik, jika semuanya lancar 2 semester lagi akan selesai..”

“Good luck ya..” pujinya yang duduk berhadapan di depan Gyuri yang sedang menduduki kursi diektur milik BOM

“Ne, gamsahamnida, Ouh ya eoni menitipkan sebuah dokumen untuk mu”

“memangnya eonimu tak bisa masuk hari ini”

“Ne, semalam ia mengerjakan doukumen ini, dan hari ini ia perlu istirahat” ujar Gyuri seraya memberikan Dokumen

Mimik wajah Daseung berubah Drastis, ia menunjukan wajah kekhawatirannya. “apa dia sakit ?” katanya pelan

maybe.. eoniku begitu pintar menyumbunyikan kesedihan dan rasa sakit yang ia alami, jadi tak usah khawatir karena ia begitu kuat” jelas Gyuri yang ia sendiri juga merasa khawatir pada eonninya, namun Eonninya selalu memberi pesan padanya jika kamu merasa sedih, sakit, dan khawatir pada seseorang di usahakan jangan terlihat oleh orang lain. Begitulah ciri-ciri seorang pemimpin. “tapi.. bisakah kau bilang sesuatu padaku, apa yang sebenarnya kalian alami..? menurutku ini terlalu berbelit-belit.. padahal kalian sering bertemu tak ada salahnya jika kalian memulainya kembali” Ucap Gyuri yang begitu polos.

“Haahh” Daesung menghela napas “kau tak tahu Gyuri ? apakah kau suka baca atau melihat berita ekonomi ?”

“Anio..” jawab Gyuri simple, tentu saja ia sangat malas melihat atau membaca berita tentang ekonomi “aku tak mengerti dengan berita ekonomi, di mana hanya ada Grafik, indeks saham dan juga kata-kata yang aneh.. tak ada yang bergambar…!” ketusnya dengan cuek

“di berita mengatakan, eonnimu akan di jodohkan dengan Boss kami, tentu saja itu adalah sebuah Benteng yang sangat tinggi untuk aku panjati..” jelas Daesung membuat kaget Gyuri

Mendengar pejelas Daesung, Gyuri mengerti karena bisniskah eoni akan dijodohkan “bisnis itu kejam” batin Gyuri “siapa bos mu itu, apa dia setampan dirimu ? apa dia terlihat baik untuk eoniku ?” Cecar Gyuri pada Bosnya Daesung

“Sebentar lagi kau juga tahu, karena aku mendengar pertemuan keluarga akan segera dilaksankan”

“Akh.. kenapa ini, Akh.. aku rasa dunia ini sudah gila.. jika saja aku bisa memberontak pada Appa dan Eommaku..”

“Sudahlah tak ada gunanya..” Ujar daseung menengangkan Gyuri

“Oppa, kau begitu malang” Gyuri merasa prihatin atas apa yang terjadi pada BOM dan Daesung “Haahh” Gyuri menghela nafas, namun Daseung mencoba menenangkannya kembali dengan memegang pundaknya.

*********

“Seung Hyun Oppa, bisakah nanti sore kita bertemu ?” pesan singkat pun terkirim untuk TOP

“Ne, Mulon imnida Chagiya.. kita bertemu di caffe gwanju pukul 05:00” balas TOP saat itu

Ne” kembali menyimpan ponselnya yang berwarna pink ke dalam tas, sesekali ia melihat ponselnya yang di gantungi oleh lonceng-lonceng kecil, teringat akan ponsel TOP yang telah ia belikan, terbesit di benaknya untuk membelikan sebuah gantungan lonceng kecil. Mungkin itu terlihat jika mereka seperti pasangan yang serasi.

“dia yang menetukan waktu dan tempatnya.. memangnya dia siapa, seperti seorang direktur saja yang bisanya mengatur tempat dan waktu hehe” sindir Gyuri pada TOP yang saat itu Gyuri begitu kasmaran “padahal aku ingin sekali kita Nonton ke bioskop.. Hmmm.. tak mungkin kan aku yang mengajaknya duluan..” pikirnya yang langsung bergegas meninggalkan kantor yang dia rasa sudah menyelesaikan semua perintah dari Eonninya.

“Dara kau dimana ?” tanya Gyuri lewat pangilan di ponselnya

“aku sedang di perpustakaan di Seoul, ouh ya.. aku pasti pulang telat.. soalnya GD mengjakku nonton..” jawab dara dengan nada yang sangat senang

“Ne, kalau begitu bersenang-senanglah..” ujar Gyuri yang menutup percakapan seraya berjalan menuju kearah mobil yang di pakir di bawah gedungnya. “aku sangat iri pada Dara, GD begitu baik padanya padahal aku sangat ingin sekali menonton”

********

“apa kau menunggu lama ?” ucap TOP yang mengetkan Gyuri yang tengah asik memakan makanannya “kau seperti kelaparan ?” sindir TOP yang memperlihatkan lesung pipinya

“Akh.. Oppa, hari ini aku sangat lelah, Eoniku sakit jadi sementara aku yang mengangtikannya.. menyebalkan”

“Jeongmal..”

“apanya yang jeongmal.. eoniku sakit atau aku yang menjadi direktur sementara, aku tidak suka dengan jawabannya yang simple itu” batin Gyuri seraya menghabiskan semua makanannya “kau tak makan ?” tanya Gyuri

“anio, aku sudah banyak makan jika tinggal di caffe..” jelas TOP seraya membelai-belai rambutnya “kita pergi nonton ya ?” ajaknya pada Gyuri

Gyuri tersentak dan kaget ia memang begitu menginginkannya, namun “Kau mau mengikuti GD dan Dara yach ? Anio..” katanya sambil mengeleng-gelengkan kepalanya “Oppa, tempat apa saja yang selalu di kunjungi oleh pasangan ?”

“Hmm..1. Caffe.. 2.Bisokop..3.Hotel atau penginapan..”

“Akh.. aku sedang tak ingin minum, dan aku juga tak mau mengikuti Dara dan GD yang sedang Nonton, Penginapan … akh.. jangan-jangan kau mau melakukan sesuatu padaku” sontak Gyuri mendekap dadanya yang malah mengundang tawa TOP

“hahaha… kita bisa mnyewa kamar masing-masing.. Gyuri..”

“Akh.. Anio, kita pergi ke busan saja yach.. terus besok pagi kita harus kembali kesoul.. Eotteoke ?”

“Ne.. ide yang bagus.. kajja..” jawab TOP yang langsung menyeret Gyuri keluar dari caffe itu.

********

At Busan

“Eoni, hari ini aku akan menginap di busan untuk menemui temanku, jadi jangan khawatirkan aku.. ok..” pesan singkat pun terkirim

“Kau sedang mengirim SMS pada siapa ?” Tanya TOP yang tetap fokus dengan mobil yang ia kendarai

“pada eonni ku, hei.. jika sedang di perjalanan yang terlalu banyak mengobrol, ini mobil eonniku jangan sampai lecet..”

“Ne.. kau cerewet sekali.. sebentar lagi kita sampai..” jelas TOP

“Ukh.. sayang kita datang ketika bulan sudah terlebih dahulu muncul, kalau begitu kita langsung cari penginapan saja Oppa..”

“Ne.. siap Noona” jawab TOP dengan penuh tawa

At penginapan

“Waeyo.. tersisa 1 kamar ? Eotteoke ..?” ucap Gyuri ketika seorang pelayan menyampaikan informasi tentang penginapannya “Oppa, kita mencari tempat lain saja” ajaknya pada TOP

“Penginapan di sekitar busan sudah sangat penuh, kerana musim ini semua orang sedang berlibur” ujar Ajhuma yang bekerja di penginapan itu

“Sudahlah, kita ambil saja, jika kau mau aku boleh tidur di dalam mobil” sahut TOP seraya berjalan menuju ke kamar tersebut, setelah keduanya masuk ke kamar tersebut. Mereka hanya duduk dan diam

“aku tak pernah merasa senyaman ini jika pergi bersama seorang namja, mungkin aku percaya jika ia akan melindungiku..” batin Gyuri yang menekuk lulutnya

“Kau kedinginan..?” tanya TOP yang duduk di pinggirnya

“Anio..” Gyuri mengeleng-gelengkan kepalanya “Oppa, Hmm.. tadi.. tadi..” seraya mengambil sesuatu di dalam tasnya “tadi aku membeli ini, tarattt..” sebuah gantungan ponsel yang persis dengan miliknya.

“Gantungan Ponsel ?”

“ne.. mana Ponselmu, akan aku pasang” pintanya, lalu TOP pun memberikan Ponselnya pada Gyuri, dengan cekatan Gyuri pun memasangnya, terdengar suara lebut dari lonceng-lonceng kecil tersebut. Setelah itu ia pun mengembalikannya lagi pada TOP “jika aku nanti kembali ke Amerika, bisakah kau terus membawa-bawanya ? anggap saja suara-sauar lonceng kecil itu adalah kecerewetan aku.. hehe Eotteoke ?”

TOP hanya bisa tertawa manis “Ne, mulon imnida, aku akan selalu menjaganya.. Gyuri-ah kau berhasil mencuri hatiku” Batin TOP sesekali tersenyum dan menghampiri Gyuri dan mendekatkan wajahnya hingga membuat salah tingkah

“Apa yang akan kau lakukan.. menjauh lah..” ucapnya yang takut akan terjadi sesuatu, kedua tangan TOP terangkat lalu melalui leher Gyuri, diam-diam ia memasang sebuah kalung yang kini telah melingkar di leher Gyuri “apa ini Oppa..”

“Pakailah.. aku membelinya jadi simpanlah..”

“kau membelinya di pulau jeju kah ..?” tanya Gyuri penuh gegirangan dan tangannya tak henti-henti memegang gantungan kalung itu yang berbentuk Hati dengan permata biru yang mengelilingi

“Waeyo.. kau mau pamer pada semua Chingu di amerika..?”

“Anio, aku lihat ini kalung yang sangat mahal.. kau ingat aku mahasiswa seni, sudah tentu…”

“mengobservasimu sangat bisa diandalkan..!! itukah yang mau kau katakan..” sambung TOP yang membuat Gyuri tertawa terbahak-bahak “jagalah.. aku membelinya khusus untuk mu..” ucap TOP yang kembali mengacak-acak rambut Gyuri. Sebenarnya TOP memesan kalung itu langsung dari Toko perhiasan yang terkenal di luar negeri, tentu saja kalung itu hanya di produksi 1 buah sesuai pemesan. “apa mungkin kau tak mau memakainya ? kalau begitu aku akan melepaskannya lagi..” ejek TOP pada Gyuri

“Akh.. Oppa, barang yang sudah diberikan takkan bisa diambil lagi..” Jelas Gyuri yang sangat senang dengan kalung indah yang kini melingkar di lehernya.

“Gyuri-ah..” pertanyaan TOP mulai serius

“Ne..”

“Sarang.. saranghaeyo..” ucapnya pelan menatap Gyuri

“Oppa..” tak kunjung membereskan perkataannya, Gyuri memdadak beku, bibir TOP membasuhnya dengan lembut, TOP begitu menikmatinya ketika ia melihat mata indah TOP tertutup, apa boleh buat Gyuri pun ikut menutup Matanya dan hanyut kedalam ciuman indah dari TOP.

“Ciuman pertama ku.. inikah ciuman pertamaku.. Benar.. ini bukan mimpi.. aku mersakan bunga-bunga di dalam hati ku bermekaran, kicauan burung pun memperindah perasaanku.. Seung Hyung-Shi aku mencintaimu..tetaplah menjadi miliku.. karena kau lah yang telah mencuri hatiku Seung Hyun. Berjanjilah.. kau akan tetap menjaga ku dan juga selalu mencintaku” Batin Gyuri

pintu hati ini kembali terbuka, setelah sekian lama tertutup.. Gyuri-ah, kau telah berhasil membuka pintu itu, berjanjilah jangan mencoba untuk keluar dari hati ini, tetaplah di dalam hatiku.. karena aku akan menutup pintu hatiku pada orang lain..” Batin TOP

***********

“Kau pergi kebusan selama dua hari, kamu tahu Eoni mu sangat khawatir” sentak Dara yang saat itu berbaring tiduran di atas ranjang kamar Gyuri

“Ssst… biarlah, lagian eoniku juga tak memarahiku..”

“Ne, mulon imnida, ia beranggap kau bukan anak kecil lagi yang harus di perlakukan overprotektif” Ujar Dara yang membuat Gyuri membaringkan Tubuhnya di sebelahnya “Apa yang kau lakukan bersama Seung Hyun ? apa kau tidur bersamanya ..?” ucapnya yang malah membuat Gyuri melayangkan sebuah guling ketubuh Dara “aw…aw…”

“kita tak melakukan itu, dia sangat menghargaiku Dara…”

“Hahaha.. Just Kidding gyuri, aku juga tahu, Seung Hyun Namja yang sangat baik, ia takkan berani menyentuhmu, Jeongmal”

“Ne..” Gyuri menganguk-angukan kepalnya beberapa kali

Ketika tengah Asyik mengobrol, lalu Eomma Gyuri masuk ke kamarnya “apa yang kalian bicarakan ? sepertinya sangat seru sekali ya. Chagiya..” kata Eomma Gyuri seraya duduk di atas ranjang. Gyuri dan Dara pun bangung dari baringannya

“Heheh.. Gwenchanayo Eoma, biasa anak muda..” ucap Gyuri mengalihkan pembicaraan karena takut ketahuan oleh Eomanya “Ouh ya, ada apa eomma ? apa ada sesuatu yang ingin di katakan ?” Desak Gyuri pada Eommanya

“Ne, malam ini kita akan bertemu dengan keluarga Choi yang punya PJ Group, untuk membahas pernikahan Eonimu.. jadi berdan-danlah dengan baik Chagiya..” Jelas Eoma Gyuri seraya melonjak dari tempat duduknya dan keluar dari kamarnya

“Eoni, eonimu akan dijodohkan ?” tanya Dara yang begitu kaget

“Ne, aku sudah mendengarnya, namun Eoni nampaknya tak mencintai Namja itu”

“Ne, mulon imnida, bukankah beberapa hari yang lalu kita melihat eonimu sedang berciuman dengan siapa ya… siapa.. ouh i’m forget..”

“Daesung Oppa.. Ukh.. kasihan Eoniku ini.. Eotteoke Dara..”

“Anio.. aku juga ikut sedih ini semua menimpa BOM eoni” dara pun memeluk Gyuri yang terlihat sedih dan bingung.

*******

At Toilet Hotel

Kau tak boleh datang kepertemuan itu, Gyuri akan melihatmu..” Ucap GD yang berusaha mencengah TOP untuk menghadiri pertemuan keluarga

“Anio.. aku tak bisa.. eottokke.. GD..”

Anio.. itu saranku, sebaiknya kau pulang dan tidak menampak diri di depan Gyuri”

“Bagaimana bisa, Eomma dan Appa sudah menungguku..”

Tutuutt.. tuu…

Terdengar GD menutup percakapan, sebenarnya GD juga merasa pusing karena itu semua akan berdampak pada hubungannya dengan Dara. Apalagi TOP yang hanya bisa “Eotteoke..eotteoke,,” dan ‘menjedug-jedugkan’ kepalanya pada tembok. Ia juga merasa gelisah karena sebentar lagi semuanya akan terbongkar, dan hubungannya dengan Gyuri akan berakhir

“TOP-shi.. cepatlah keluar..”  teriak Appanya dari luar

“Ne..”

At Room

Malam itu Keluarga Park sudah terlebih dahulu datang. Gyuri melihat Eoninya sangat cantik, gaun malam berwarna putih membalut tubuhnya dan rambutnya yang terurai panjang serta sebuah kalung menjutai di leher eoninya, menambah perfect tampilan BOM. Sedangkan Gyuri memakai Gaun berwarna merah muda serta kalung pemberian TOP.

“Seang, Eoni sepertinya baru melihat kalung indah yang terpasang di lehermu itu ?”

“Ah.. hehe” Gyuri mulai panik “ini pemberian dia eoni..” jawabnya membisik takut terdengar oleh eoma dan Appanya. BOM hanya bisa tertawa, tak terlihat sepintaspun di mata Gyuri eoninya itu merasa ‘Gerogi’ “Eoni Hebat..”

“Waeyo..” jawabnya pelan

“Ssstt.. kalian ini, lihat meraka sudah datang.. berdiri” ujar Eommanya yang megajak mereka berdiri

“Selamat malam..” ucap salam dari keluarga Park sambil membungkukan badannya, lalu keluarga Choi pun membalas bungkukan itu. Setelah itu Eomma Gyuri mempersilahkan mereka duduk

“Ouh.. ini kah purtimu yang sekolah di Amerika..?” tanya Tuan Choi. Sedangkan gyuri mengangukan kepalanya. Gyuri terlalu fokus pada sosok namja yang kelak akan menjadi kakak iparnya, ia melirik kearah namja itu yang dari tadi terus menundukan kepalanya “TOP-shi perkenalkanlah dirimu pada calon adik iparmu, kau pasti belum mengenalnya kan ?” pinta Tuan Choi saat itu

“Ne..” ucap TOP seraya mengulurkan tangannya pada Gyuri “naneu.. Choi.. Choi Seung Imnida” ujar TOP seraya mengangkat kepala “panggilah aku TOP” ia tersenyum kecil

Tangan TOP masih mengulur berharap mendapat balasan sebagai tanda sebuah perkenalan. Namun apa yang terjadi mata Gyuri ‘Melotot’ bak akan keluar dari tempatnya. Hatinya mendadak sakit tubuhnya mulai beku diam namu panas seperti tersambar petir.

**********

(Next.. ? Klik Here.. Chapter 6 End )

NB : Di Chapter 6 diproteksi oleh kata sandi, sebaiknya Hubungi Admin Lewat FB : BingguBinggu Taby Hyuna dengan mengirim Inbok padanya. Terimakasih

2 thoughts on “[FF-G] Before The Wedding… Chapter 5

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s