[FF-G] Before The Wedding.. Chapter 2

after-the-wedding-copy2.jpg

Tittle : After The Wedding part 2

Author : Hyuna_Taby @Lira_tabi

Cast :    Gyuri Park A.k.a Gyuri (OC)

Jenifer Park A.k.a Park Bom (2ne1)

Sandara Park A.k.a Dara (2ne1)

Choi Seung Hyun A.k.a TOP (Bigbang)

Kwon Jiyoung A.k.a G-Dragon (Bigbang)

Other Cast : YG Family

Genre : Romance (?) and Friendship

Rating : T (15+)

Disclaimer from part 1 : “eotteoke ? kau punya rencana apa hyung, Akh.. anio..!!” Jawab GD berusaha menguraikan penolakannya “Hyung, jadi maksudmu kau akan mencoba mengetes dia, Aishh.. aku tidak mengerti tujuanmu.. ingat dia bukan Lee Hi..!!” Gundah GD sambil mengeleng-gelengkan kepalanya.. Check’t Dot..😀

************

“Dengar.. Hyung. kau tahu sendiri banyak yeoja yang berpura-pura mencintaiku karena indentitasku sebagai putra dari JP gruop”  Ujar TOP seraya memutar-mutar ponsel itu di tangannya

“Jadi, kau mau mencoba mengetes Gyuri, apakah ia mencintaimu sebagai seorang namja yang hidup biasa-biasa saja” Jelas GD menjawab pernyataan TOP

“binggo..” Eja TOP membetulakn ucapan GD Sambil tersenyum kecil menghiasi wajahnya “aku rasa ia juga mulai jatuh cinta padaku” ujar TOP yang malah mengundang tawa bagi GD

“Haha.. jeongmal.. !!! jadi dia mulai jatuh cinta padamu!!” Sahut GD sambil cengengesan dan tak percaya pada TOP jika Gyuri mulai jatuh Cinta padanya “Kau sangat percaya diri sekali, Hyung sambung GD yang malah membuat ia tertawa

“Ne.. karena aku.. aku” Eja TOP pelan “Aku rasa aku jatuh cinta pada sosok Gyuri itu” Jelas TOP pada GD yang malah membuat Mata GD terbelalak tak percaya, selama ini GD tak pernah mendengar cerita tentang seorang yeoja yang keluar dari mulut TOP setelah di tinggal Lee Hi, apalagi sampai ia berkata bahwa ia jatuh cinta pada seorang Yeoja.

gheureyo.. jika kau jatuh cinta padanya, buatlah di jatuh cinta padamu..” pikir GD seraya menepuk pundak TOP, melonjak dari tempat duduknya dan berjalan meninggalkan TOP dari apartementnya.

****************

“saiangnim (direktur)” Tanya Manager Kang Deasung pada TOP yang kala itu TOP sedang berjalan di koridoor kantornya menuju ruangannya

TOP membalikan badannya dan melihat pada managernya yang berlari menghampirinya “Waeyo..?” tanya TOP yang begitu dingin, begitulah karakter TOP ketika ia sedang bekerja menjadi direktur, ia namja yang tegas, berkarismatik, dingin, beku, namun tetap perhatian dan tangung jawab, maka tak ayal semua karyawannya begitu segan melihatnya

“Akh, mian membuat anda berhenti melangkahkan kaki, saya hanya ingin memberitahu bahwa nanti malam kita akan mengadakan Meeting untuk membahas indeks penjualan akhir bulan sekarang” Jelas manager Kang pada Direktur TOP yang sendari tadi mendengarkan penjelasan Managernya dengan seksama.

“Ghereyo..” Jawab kembali TOP dan melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam ruangannya

Nananana.. nanana… 1…2…3…. angkat telephonenya

“apakah itu punya ku?” Tanya TOP pada manager Kang seraya membalikan lagi badanya dan menghentikan langkahnya ketika ia mulai memasuki ruangannya

“Aku rasa itu milik saiangnim” Jawab Manager Kang yang keheranan dengan nada dering Ponsel TOP, yang bahkan TOP sendiri tak menyadarinya

“Akh.. iya” Ketus TOP ketika mengeluarkan ponsel dalam ponselnya “yeoboseyo? jawab TOP pelan

hei.. Choi Seung Hyun, ini aku Gyuri Park, nanti malam kita ketemuan Ok..” ucap Gyuri yang langsung pada intinya pada TOP

“Akh.. Gyuri, ne, kita bertemu di cafe Gwanju pukul 07:00 am” Jawab TOP sembari tersenyum kecil

Ghereyo, sampai nanti” guman Gyuri mengakhiri percakapannya

TOP sempat tertegun dan tak bergemin, sesekali ia malah tersenyum sendiri ketika ia melihat ponsel berwarna pink di genggamannya “permainan di mulai” batin TOP yang tak sadar manager Kang yang terus memperhatikannya, ketika mengangkat kepalanya lalu ia berkata “Waeyo? tanya TOP membuat Manager Kang ‘salting’

“anio.. saiangnim, anda barusan bilang kalau anda akan punya janji pukul 7 malam, bukankah kita akan meeting malam ini, dan meeting akan di mulai jam 7 malam” Jelas Manager Kang yang membuat kerutah pada dahi TOP untuk berpikir keras

“Manager Kang” Eja TOP yang berpikir keras “Meeting kita ajukan lebih awal, kita akan mulai meeting pukul 1 siang ini” Jawab TOP seraya masuk langsung keadalam ruangannya dengan dingin dan beku tanpa menghiraukan Manager Kang yang mulai kebingungan pusing tujuh keliling

“Waeyo..Ouh.. my God” Celetuk Manger Kang sambil mengaruk-garuk kepalanya yang dirasa tak gatal itu.

******************

“Wae.. meeting akan di mulai pukul 1 siang ini, ne.. Gheureyo…!” Ucap Bom mengakhiri percakapan ketika manager Kang memberitahukan bahwa meeting dilakukan lebih awal

“eonni, Weayo ?” tanya Gyuri yang hari itu ikut Bom Eonni ke kantornya

“Mianhe, jeongmal Mianhe hari ini Eoni tak bisa menemanimu di kantor ini, Pihak JP Group meminta bahwa Meeting akan di laksanakan pada pukul 1 Siang ini” Jelas Bom pada Gyuri sambil membolak-balik sebuah bulpoint yang ia pegang

Gyuri pun menghampiri Eonninya lalu menepuk pundaknya seraya memberi semangat pada Eonninya “Eonni, HwaitingOkUcap Gyuri sambil tersenyum manis

“Ne.. Gomawo Gyuri-ah, kau memang benar-benar saengku yang paling baik” Gumam Bom yang kala itu hanya bisa menghela napas panjang ketika dongsaengnya memberika semangat “Ah.. kau bawa saja Mobil Eonni, ajak Dara untuk bermain-main di Seoul” Kata Bom sambil memberikan sebuah kunci mobil pada Gyuri

“Lantas Eonni bagaimana ?” Tanya Gyuri yang keheranan ketika ia melihat kunci mobil yang eonninya berikan padanya, sebenarnya Gyuri memang ingin sekali membawa mobil dan juga jalan-jalan di seoul namun Gyuri terlalu penurut apa kata perintah orantuanya dan juga Eonninya.mungkin ini saatnya bagi Gyuri liburan kali ini dirasa sangat menyenangkan

“Saeng, eonnimu ini akan minta pada Sopir untuk mengatar Eonni ke JP Group” Ucap Bom semakin membahagiakan hati Gyuri yang ingin sekali jalan-jalan “Jangan lupa ajak Dara untuk bermain bersamamu..” Seru Bom ketika Gyuri hendak meninggalkan ruangannya sehabis mengambil kunci mobilnya

“Ne.. Eonni ku” Teriak Gyuri dari koridoor kantornya dengan penuh sembringah “akhirnya aku di ijinkan untuk membawa mobil dan jalan-jalan mengelilingi seoul” di setiap langkahnya selalu terhias senyuman yang menambah kesempurnaan akan kecantikan Gyuri, setiap orang yang melihatnya di kantor itu bertunduk memberikan salam padanya “Ouh.. eonni ku pasti hidup bahagia, lihatlah semua orang disini begitu sopan” batin Gyuri teryayat ketika melihat kesopanan semua karyawan Eonninya itu “Akh.. sebaiknya aku Telephone dulu Dara” ia baru sadar, jika ia lupa kalau saat itu ia tak membawa ponsel “Aissh.. bodoh aku, ponsel ku kan masih di si Ajhussi Seung hyun itu, Eotteokke ? haruskah aku balik lagi ke ruangan eonniku untuk ikut menelephone pada Dara, Akh… tidak mungkin nanti eonniku akan bertanya-tanya kemana ponselku” Gerutu Gyuri yang membolak-balikan langkahnya ketika sampai di tempat parkiran “Yah.. sudahlah sebaiknya aku pulang dulu” tanpa pikir panjang ia pun menekan tombol kunci otomatis yang megantung di kunci mobil eonninya, kunci pintu mobil pun terbuka ia masuk kedalam mobil itu duduk dengan rapih tak lupa ia memakai sabuk pengaman dan memegang setir dengan helaan napas panjang “Lets Go…” Mobil Sedan KIA berwarna putih keluaran Korea itu nampak cocok dan sangat pas ketika Gyuri yang memakainya.

*************

“hmm.. nanana… nanana…” di saat Gyuri mencarinya di rumah diam-diam Dara keluar untuk berjalan-jalan di sekitar Seoul “Omo.. ada toko buku besar” ujranya tanpa pikir panjang masuk ke dalam toko buku tersebut “Ajhuma, bisa tunjukan buku-buku seni” pintanya pada Ajhuma toko tersebut, Ajhuma itu langsung membawanya ketempat di mana buku-buku seni yang Dara pinta “Akh.. ini dia, Gamsahamnida” Dara pun membungkukan badannya dalam, tak lupa Ajhuma itu membalasnya dengan semuanya tipis menghiasi wajahnya.

1…2…3…. 1…2..3…1…1…Call…calll

Bunyi Ponsel Dara membuat semua pengunjung sontak melihat padanya, Dara tahu jika sedang berada di toko buku harus tenang setenang di perpustakaan “Mian.. jeongmal minahe..” Ujar Dara ketika semua pelangan melihatnya, tak ayal ia langsung pergi kesudut toko itu dan mengangkat pangilan masuk yang ternyata dari Gyuri “yeoboseyo..?”

“hei.. where are you going ?”

“aku sedang di toko buku di daerah seoul” jawab Dara dengan suara yang sangat pelan lalu duduk di sebuah sofa

“Aishh.. sekarang pukul 05:00 sore”

“Ne, I Know, so what happend ?” jawab Dara yang tak menyadari jika di samping tempat duduknya ada seorang namja yang sedang membaca, merasa terganggu namja itu pun mendekati jarak duduk dengan Dara

“permisi.. Noona bisa..” tanyanya dengan sangat pelan

“Ne, Wait..” potong Dara tanpa membalikan badannya dan serius mendengarkan ucapan Gyuri yang sedang mengobrolnya lewat ponsel

“Noona.. anda..” sahutnya

I Know, wait..” Ucap dara yang kedua kalinya dan dengan tenangnya ia membalikan badannya kearah namja tersebut “deg..deg..deg.. namja ini” suara batin dara datang begitu saja, beberapa kali ia mengedipkan matanya dan tak sadar akan semua kata-kata yang keluar dari mulut Namja tersebut

“Noona, anda menghalangi…” … “Noona anda bisa dengar saya..?”… “Nooonnnnaaaa” Bentak GD pada Dara yang menyadarkan akan lamunan Dara

“Akh… Ouh My God, kau mengagetkanku…”

“Wea, kau kaget kenapa ? Aissh.. sepertinya kau tak mendengarkan semua ocehanku, ok.. kita ketemu di cafe Gwanju pukul 07:00 am.. tut..tut…”

“Akh… apa, Cafe Gwanjum Aish.. aku tak mendengarnya Chingu” teriak Dara yang tak peduli akan kehadiran GD di hadapannya

“Noona..” Ucap GD Mulai kesal

“Ne, wae.. apa aku mengangumu ?” Tanya Dara dengan suara pelan “aku sekarang tidak mau mencari masalah dengan namja ini, sebaiknya aku mengalah saja” getir Dara yang tersenyum manis

“Deg..deg..deg… ada apa ini, tak biasanya aku merasakan hal ini, kenapa jantungku bedebar kencang sekali” ketus isi hati GD

“Ajhussi..” Dara mendekatkan Wajahnya pada GD “Deg.. deg.. deg.. My God lihat bulu matanya begitu panjang.. aku ingin sekali memegangnya”

“Anio.. Noona tak menganggu, hanya saja…”kata GD dengan sedikit cangung

What..?”jawabnya pelan dan kembali tersenyum manis

“anda menduduki tas saya..” Ucap GD pelan, refleks Dara melonjak dari tempat duduknya

“Mianhe, jeongmal mianhe, aku harap tak ada barang yang rusak” beberapa kali Dara membungkukan badanya dalam-dalam

GD langsung memeriksa tasnya untuk memastikan tak ada barang yang rusak, sesekali ia melihat kearah buku yang di pegang oleh Dara “kau sedang membaca buku apa ?” tanya GD mulai tenang ketika ia tahu isi di dalam tasnya tak ada yang rusak, tentu saja di dalamnya hanya ada beberapa buku resep masakan “Duduklah” pintanya

“ne, gomawo..” Dara pun kembali duduk di samping GD “Aku rasa aku pernah melihat Namja ini, tapi dimana..” ketus batin Dara yang membingungkannya “aku sedang membaca buku seni lukis yang di ambil dari Foto” jelas Dara pada GD seraya membuka-buka beberapa halaman buku tersebut

“Hahaha…” tawa GD malah membuat keheran Dara “Akh.. miane hahaha” GD kembali lagi tertawa dan membuat sebuah garis kerut di dahi Dara

Merasa kesal akan sikapnya dara melonjak lagi dari tempat duduknya dan pergi meninggalkannya “Aish.. dia tidak tau Seni, jadi hanya bisa menertawakan.. jika Gyuri tahu ia bisa mati..” Desuh Dara yang kembali berjalan ke tengah-tengah toko ruangan tersebut “aish.. bikin kesal saja.. aku tak bisa membaca buku ini” ia berjalan ke arah kasir dan hendak untuk membayarnya “aku harap aku tak bertemu lagi dengan namja itu” Gerutu Dara sambil memberikan buku tersebut pada Ajhuma toko tersebut untuk membayarnya

**********

“Gwanjum… gwanjum.. nah ini caffe gwanju.. bukan Gwanjum.. akh Gyuri kau salah ngomong ya.. atau aku yang salah dengar..” Dara mengeleng-gelengkan kepalanya ketika ia telah menemukan Caffe gwanju untuk bertemu dengan Chingunya, ia membuka pintu caffe tersebut perlahan terdengar pintu itu berderak “katanya pukul 07:00 tapi mana, dia belum juga datang” ketus dara yang langsung duduk di salah satu meja yang kosong terdengar lantunan musik yang bergaung di caffe tersebut, Dara sangat menikmatinya hingga tak sadar jika seseorang berdiri di sampingnya

“Annyeong…” Ucap Gyuri yang mengagetkan Dara ketika Gyuri mendekatkan wajahnya pada Dara

“Aish.. you crazy, jantungku hampir saja copot” terdengar jelas ia berdengih beberapa kali karena kaget akan kedatangan Gyuri

“Hahaha…” Gyuri malah menertawakannya “kenapa kau begitu tersentuh dengan lagu ini” ocehan Gyuri mulai keluar “tararrtttt..” sebuah camera digital berwarna putih ia keluarkan dari dalam tas

“Waw… ini bagus sekali chingu”

“Ne, Eonniku yang membelikannya tadi, Lihat baguskan ? dan yang bagusnya lagi Eonni mengijinkan kita untuk berlibur ke pulau jeju… Akkk…. Yes.. yes….”

“Yes.. yes..” Tak ayal semua pelanggan di caffe tersebut melihat kearah mereka yang kegirangan karena Eonni dan juga orangtua Gyuri mengijinkan mereka berlibur ke pulau jeju

“Hei.. kau sudah pesan makanan ?”

“Anio..” Dara mengeleng-gelengkan kepalanya “Gyuri, sebenarnya mana Namja yang telah mengambil ponselmu ? knp ia tak kunjung datang juga, lihatlah sekarang pukul 07:30” Gerutu Dara yang merasa kesal

“Tunggu sebentar lagi, aku yakin ia akan datang..” Gyuri Sibuk mendinginkan pipinya yang panas kerena terlalu senang hari itu “Akh.. Ajhumma aku mau pesan makanan..”

Tak lama kemudian, Choi Seung Hyun datang dengan seorang Hyung yang berjalan beriringan dengannya “Annyeong Haseyo..” Ucapnya pada Gyuri dan Dara

“Akh.. kau telat 30 menit, Cepatlah duduk aku sedang memesan makanan, Seung Hyun…” Celotehan Gyuri mulai keluar, ya.. ia memang Cerewet itu diakui oleh Dara

“Omo.. aku rasa kita pernah bertemu ?” sambung Dara ketika ia melihat Hyung yang berdiri di sebelah Seung Hyun

“Oh.. kalian sudah saling mengenal kah ?” Tanya Seung Hyun seraya mengangkat kedua Alisnya yang tebal

“Anio.. kita bertemu di perpustakaan tadi siang kan ? kau yang membaca-baca buku resep masakan itu kan ? hahaha” pelan-pelan Gyuri mencubit Dara yang kelepasan memnertawakan GD

“Ne, dan kau Gadis yang membaca Buku seni itu kan ? haruskan Seni itu di pelajari !!” Ejek GD yang mulai emosi akan ocehan Dara padanya

“Aish.. sudahlah kenapa kalian malah saling meledek, cepatlah duduk makanan akan segera datang” Pinta Gyuri pada mereka berdua, lantas mereka pun duduk dan saling berhadapan “Seung Hyun, perkenalkanlah Hyung mu itu, aku rasa Dara sangat penasaraan akan Identitsa Hyung mu itu” pinta Gyuri pada Seung Hyun, Gyuri memang orang seperti itu, ia cepat sekali akrab dengan orang-orang yang baru kenal dan itulah kelebihan Gyuri, tak ayal keluarga Gyuri sangat menyayanginya

“Ne, Naneun Kwon Jiyoung Imnida, panggil saja saya GD, saya adalah owner di sini” jelas GD yang langsung di potong oleh Dara

here.. caffe gwanju.. disini” matanya membelalakan ketika tahu akan identitas Namja yang barusan ia ejek

“Ne, dan ini..ini” GD mulai mengeja, TOP melirik GD seakan memberi sebuah Kode, dengan mengangkat sebelah alisnya yang tebal “Ini Choi Seung Hyun adalah pemilik kedua caffe ini, jadi kami berdua adalah pemilik caffe ini

“Ne, itu benar sekali hehehe” ucap TOP yang mulai sedikit kaku

“Akh.. makanannya sudah datang, sebaiknya makan saja dulu setelah itu kita lanjutkan lagi mengobrolnya ok..” Ucap Gyuri yang begitu semangat

“akh.. biasanya kau begitu pelit Gyuri, kenapa hari ini kau begitu baik dengan kedua orang yang baru saja kau kenal.. jangan-jangan ia tertarik pada Seung Hyun.. Huh..” Batin Dara yang mengerutu ketika melahap sedikit demi sedikit makanan tersebut “Akh.. kalian pemilik caffe ini kan ?” Keduanya mengangukkan kepalanya tanpa berbicara apapun “hmm.. tak seharusnya Gyuri memesan makanan lalu membayarnya..”

“Aish.. kau bicara apa sih, ayo cepat habiskan..” Gumam Gyuri seraya melototkan kedua bola matanya

“Hahaha..” TOP tertawa pelan “Gheuraeyo.. anggap saja ini adalah makanan Gratis karena sudah mengunjungi caffe kami” Ujar TOP seraya mengeluarkan senyum tipis di bibirnya

“oh.. my God.. lihatlah senyumnya begitu manis” Jelas isi hati Gyuri

“Ohok..ohok..” GD mendadak batuk, saat itu Dara langsung memberinya segelas air putih pada GD

“Sebaiknya kau minum air putih kalau tersedat”

Ia mengangukan kepalanya dan langsung menerima segelas air putih yang dara berikan padanya “heeh.. jika dilihat-lihat Yeoja ini sangat cantik, hanya saja ia selalu mengejekku” pikir GD saat itu yang terus melihat ke arah Dara yang sedang melahap makanan itu

1 jam kemudian

Mereka saling berbagi cerita, namun tetap saja Gyuri selalu membatasi ‘siapa’ dia sebenarnya, ia hanya bercerita tentang sekolahnya di Amerika, sedangkan TOP lebih suka membicarakan caffe GD lalu Dara dan GD hanya pendengar Setia yang sesekali mereka bertatapan, mengangkat kedua alis mereka, dan tersenyum tipis.

“Gomawo Sudah menjaga ponsel saya dengan baik” Ucap Gyuri yang saat itu akan berpamitan pada TOP dan GD

“Ne, Ponsel yang kau belikan padaku ini adalah ponsel yang sangat aku inginkan, Gomawo” Lagi-lagi TOP tersenyum Tipis, sebenarnya senyuman itulah yang membuat Gyuri ‘kesem-sem’

“Akh, boleh aku kebelakang sebentar, bolehkah ?” tanpa pikir panjang Dara langsung berdiri dari tempat duduknya, dan langsung pergi meninggalkan meja

“Kau ini, ok.. aku tunggu di depan ya..” ucap Gyuri seraya mengeleng-gelengkan kepalanya

“Akh.. aku lupa kalau aku harus mengatur jadwal pegawai baru, jadi tak apakan aku tinggal sebentar ?” ucap GD yang keduanya hanya bisa diam yang berarti mengiakannya

“kenapa diam-diam GD memasukan pegawai baru tanpa memberitahuku” Ketus TOP yang hanya bisa memandangi Gyuri yang sesekali melihat jam tangannya “Gyuri-ah apakah besok kau punya waktu ?”

Gyuri takkan seterkejut ini walaupun petir menyambar tepat di sampingnya “namja ini bilang apa sih? Apa aku salah dengar ?” besok Gyuri akan berlibur dengan Dara ke pulau Jeju untuk membuat sebuah Lukisan tentunya, apalagi BOM dan juga keluarganya sudah mengijinkannya tentu saja semua ini takkan disia-siakan olehnya ketika ia pulang ke korea, hatinya terus bergejolak “harga diri Gyuri, Namja ini memang tampan bak seorang Casanova yang selalu dikelilingi banyak Yeoja, tapi siapa tahu.. bagaimana jika ia mulai menyukaiku.. Ouh.. Eotteokke..”

“Kau sibuk” ucap TOP pelan

“Iya..” ia mengangukan kepalnya “besok adalah hari yang sibuk, sepertinya akan sangat sibuk sampai hari sabtu” tak ada penyesalan yang terlihat di wajah TOP saat itu, ia hanya tersenyum

“Gheureyo.. aku akan menunggumu” jelas TOP dengan nada pelan. TOP sangat tampan dan juga calm, ia terlihat memabukkan saat tersenyum seperti sekarang, ketampanannya saat tersenyum membuat orang kehilangan akal.

*******

At Jeju Island

My God.. kenapa Pantainya indah sekali.. Gyuri bisakah kau berbagi potretan dengan ku, aku juga ingin masuk kedalam Camera itu” Bujuk Dara pada Gyuri di saat matahari mulai muncul di pulau Jeju itu

“Ne..baik kita mulai Cheerss”

Kabut masih tampak menyelimuti pepohonan, sementara mentari masih malu-malu keluar dari peraduannya. Hari itu hari pertama Gyuri dan Dara mulai melakukan sebuah projek, Gyuri memang seperti itu jika libur semester tiba, ia selalu berlibur ke suatu tempat dan menghabiskan waktunya dengan melukis, karena berada dalam satu jurusan yang sama dengan Gyuri, Dara juga selalu mengikuti aktivitas-aktivitas yang Gyuri lakukan selama liburan.

Ketika mereka begitu serius dengan kuas yang di pegang mereka lalu memcampurnya dengan beberapa warna lalu menempelkan pada sebuah kanpas hingga terbentuklah sebuah lukisan, tiba-tiba dua orang namja mengahampiri mereka. Seung Hyun menepuk Pundak Gyuri yang tengah asik menyelesaikan lukisannya

“Annyeong Haseyo..”

“Ouh My God” Gyuri membalikan kepalanya “Wae.. kalian.. kenapa kalian bisa berada di sini” Eja Gyuri yang tak percaya akan kedatangan TOP dan GD

********

(Gyuri kaget.. kenapa bisa ia bertemu lagi denan Seung Hyun dan GD di Pulau Jeju.. penasaran apa alasannya, ^_^ Join Us Chapter 3)

Please Coment and like😀

 

2 thoughts on “[FF-G] Before The Wedding.. Chapter 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s