[FF-G] Before The Wedding.. Chapter 1

after-the-wedding-copy2.jpg

Tittle : After The Wedding part 1

Author : Hyuna_Taby @Lira_tabi

Cast :    Gyuri Park A.k.a Gyuri (OC)

Jenifer Park A.k.a Park Bom (2ne1)

Sandara Park A.k.a Dara (2ne1)

Choi Seung Hyun A.k.a TOP (Bigbang)

Kwon Jiyoung A.k.a G-Dragon (Bigbang)

Other Cast : YG Family

Genre : Romance (?) and Friendship

Rating : T (15+)

NB : Ini Asli karya TULIS aku Loh.. So.. Don’t Silent and Copy Paste Reader’s😀

Disclaimer : Park Bom dan Park Gyuri adalah Sodara Tiri, Sandara Park She is Friend Park Gyuri at Art University U.S.A, G-dragon He’s Soulmate Choi Seung Hyun. And Then Park Bom Pewaris dari RJ Group (peringkat ke 5 perusahaan terkaya di Korea) sedangkan Park Gyuri hidup mandiri di Amerika di mulai ketika ia Sekolah Menengah Atas, Choi Seung Hyun adalah putra tunggal sekaligus pewaris dari JP Group, Tanpa mereka ketahui bahwa pertemanan orang tua mereka begitu dekat, Hingga Presedir Choi berniat menjodohkan Putra semata wayangnya pada salah satu putri Presedir Park. So… siapa diantara Putri presedir Park yang akan dijodohkan pada T.O.P ??? #Penasarankan… Chek’t Dot..😀

At Airport New York 03:00 pm

Aigo.. Eotteoke, Dara.. Kajja kajja…” Gerutu Gyuri dengan raut wajah cemas seraya berkali-kali melakukan pangilan lewat ponselnya, langkah kakinya semakin kencang matanya hanya tertuju pada layar ponselnya hingga ia tak menyadari jika ada seorang Namja yang berdiri tegak di depannya.

Brakk..

“Akh.. I’m Sorry, I’m So sorry Sir..” Ucap Gyuri sambil beberapa kali menundukan kepalanya ketika ia tahu, bahwa ia telah menabrak Namja tersebut tak ‘ayal’ matanya melihat kearah wajah Namja tersebut “Ouh My God, He’s Very Handsome” Gumam Gyuri, tangan kiri Gyuri mendekap dadanya yang seolah-olah bergemuruh dan berdebar kencang ketika ia tahu bahwa mata Namja itu sekilas melihatnya sebelum akhirnya ia berjongkok untuk mengambil barang-barangnya yang berjatuhan.

538165_165791320234768_1579779773_n.jpg

“Aish… Yoeja ini.. What are you doing now ? you can help me !”Cecar Namja itu pada Gyuri yang masih tertegun.

Yes.. yes.. Sir I’m So Sorry” Eja Gyuri ketika ia tersadar oleh cecaran Namja itu padanya dan langsung membantu Namja itu membereskan barang-barangnya. Setelah usai membereskan barang-barang milik Namja itu, Gyuri pun berdiri dan menyerahkan kembali barang-barang milik namja tersebut “Sorry, I’m So Sorry Sir” lagi-lagi Gyuri membungkukan badannya untuk meminta maaf.

Ne..” Ucap Namja itu simple lalu mengambil paksa barang-barangnya dari tangan Gyuri “Ouh My God, Look That ?” Kata Namja ‘menguncang’ ketika ia menekan-nekan tombol Start pada ponselnya yang ternyata tidak menyala

“Ouh..” Gyuri Menghela napas panjang “Aisshh Eotteoke..?” Gumam Gyuri ketika ia melihat ponsel namja itu rusak olehnya

You’r Korean person ?” Tanya Namja itu dengan seriusnya

Yes Sir” Gyuri hanya bisa mengerutkan dahinya menatap lebih jelas wajah Namja tersebut “Uah.. Sir, you.. you also korean person ?” Kata Gyuri dengan tangan menunjuk-nunjuk kearah wajahnya “Mian, jeongmal mianhe, When.. akh” Gyuri berusaha berpikir keras untuk mencari jawaban atas kebingungannya, “Ajusshi, Kau mau pergi kemana ?” Ucap Gyuri terbata-bata pada Namja tersebut seraya mengaruk-garuk sedikit kepalanya yang tidak gatal

“Akh.. Ajusshi !!! Hei noona apa aku terlihat tua ?” Bentak Namja itu pada Gyuri yang masih bingung “Aku akan pulang ke korea, Wae..?” jawabnya Simple

“jeongmal ?? Ajusshi aku juga hari ini akan pulang ke korea bersama Chingu ku” Jelas Gyuri pada Namja itu, namun Namja itu tak bergeming sedikitpun karena yang ia inginkan adalah ponselnya kembali utuh, “Ajusshi ponselnya.. aku.. aku ganti nanti jika kita sudah sampai di korea ? eotteokke !!” Eja Gyuri berusaha menyakinkan Namja tersebut “Ayolah.. Ayolah Ajusshi percayalah padaku” lagi-lagi Namja itu hanya ‘tertegun’ “Ajusshi….Gyuri mulai bertindak dengan memegang kedua tanganya, menyerednya hingga badan bagian belakangnya menepel pada dinding

“Noona, apa yang mau kau lakukan” Gumam Namja tersebut dengan raut wajah kaget “Noona ini tempat umum.. kau..”

“Sssstt….” Jari telunjuk Gyuri mengenai mulut kecil Namja itu “aku tau tempat ini adalah tempat umum, jadi Ajusshi bisakah kau percaya padaku ?” Ucap Gyuri berusaha menyakinkan Namja itu dengan menunjukan sisi Eagyonya yang sangat Cute dan cantik tak lupa ia ‘mengerlingkan’ matanya menambah kesempurnaan untuk membunjuk Namja itu

Tubuh Namja itu mulai beku, seperti ‘tersihir’ pada sisi Eagyo Gyuri, napasnya ‘berdengih’ detak jantungnya ‘berderam’ tak terkendali “ok….” jawab Namja itu pelan Gyuri semakin tersenyum manis dan meleapaskan tangan Namja itu yang telah ia ‘dekap’. Namja itu hanya bisa menghela napas panjang berharap ‘dentungan’ detak jantungnya mengecil namun ternyata tidak, bunyi detak jantungnya semakin ‘mengila’. Namja itu hanya bisa melihat Gyuri yang melangkahkan kakinya perlahan meninggalkan dia hei.. Noona?” Sahut Namja itu

Gyuri menghentikan langkahnya dan membalikan badannya, tak lupa senyuman manisnya masih menghiasi wajahnya “Ajusshi kita harus menunggu di ruang tunggu kan ?” ujar Gyuri

Namja tersebut berjalan kearah Gyuri, ia tersenyum pekik “Noona, Mana Ponsel mu ?” Ucap Namja itu yang mengagetkan Gyuri

“Wae..” ucap resah Gyuri sambil memegang erat ponselnya

“Jaminan, Eotteoke ?” Jawab pendek Namja tersebut “Ouh.. ne, aku akan lapor Security airport bahwa ponsel ku telah rusak di tabrak oleh seorang Yeoja yang tidak bertangung jawab” Penjelasan Namja tersebut lantas menjadi ‘tamparan’ bagi Gyuri dengan berat hati ia mulai mengeluarkan ponselnya yang telah ia sembunyikan di dalam saku

“Ajusshi kau tak percaya padaku ? aku akan mengangtinya sesampainya di korea ?” dengus Gyuri yang sangat berat hati ia pun memberikan ponselnya sebagai jaminan

1 hour again

Tak sepetah katapun keluar dari mulut mereka untuk memulai pembicaraan, padahal mereka duduk bersampingan, Gyuri mungkin masih kesal nampak terlihat dari wajahnya ketika ponselnya di pegang oleh Namja itu, sedangkan Namja tersebut pun tak kalah kebingungan ketika teringat kejadian tadi

(“Sssstt….” Jari telunjuk Gyuri mengenai mulut kecil Namja itu “aku tau tempat ini adalah tempat umum, jadi Ajusshi bisakah kau paercaya padaku ?” Ucap Gyuri berusaha menyakinkan namja itu dengan menunjukan sisi Eagyonya yang sangat Cute dan cantik tak lupa ia ‘mengerlingkan’ matanya menambah kesempurnaan untuk membunjuk Namja itu”)

Aisshh…Bentak Namja itu mengagetkan Gyuri

Ouh my God Ajusshi” Ucap Gyuri seraya memegang dadanya

Tingkah Gyuri malah mengundang tawa namja itu, Gyuri nampak sangat lucu ketika ia sangat kaget “Hahaha… Mian.. mianEja Namja itu yang tak bisa menahan tawanya

“Tidak lucu..” Ketus Gyuri ‘memonyongkan’ bibirnya “Who..?” tanya Gyuri serius menghentikan tawa Namja yang duduk di sampingnya

What..?” Balas simple namja dengan pakaian hitam dengan topi hitam yang baru saja dikenal Gyuri di airport

“Your Name’s ?” ujar Gyuri tanpa melirik bahkan melihat wajah Namja yang membuat hatinya kesal hari ini

“Choi Seung Hyun” Eja Namja itu ketika memberitahukan namanya

Your Age ?” Tanya lagi Gyuri

“28 Tahun” Jawab Namja yang bernama Seung Hyun itu

“akh.. tak salah kan jika aku panggil kau Ajusshi” Gerutu Gyuri yang malah memancing kesal Seung Hyun “Apa pekerjaanmu ? apa yang sedang kau lakukan di Amerika ? apa kau sedang sekolah ? akh.. tidak mungkin kau sudah sangat tua untuk sekolah, benarkan..!!”

Cerewet” batin Seung HyunKau sedang mengejekku ? akh.. kau masih kesal karena ponsel mu aku jadikan jaminan!!” Ujar Seung Hyun semakin membuat wajah Gyuri makin ‘masam’

“Hei.. Ajusshi, aku belum pantas untuk di panggil noona, umurku masih 22 tahun OK..” Bentak Gyuri semakin menjadi-jadi

Seung Hyun berusaha menahan amarahnya, ia malah mendekatkan wajahnya pada wajah Gyuri dan membuat Gyuri ‘salting’ “Hei, Jika kau tak mau aku panggil Noona, berhentilah memangilku dengan sebutan Ajusshi” Gertak Seung Hyun pada Gyuri

Gyuri diam tanpa ekpresi, detak jantung Gyuri semakin kencang, matanya hanya terpaku pada mata Seung Hyun yang terus melihatnya dalam dan tangannya mulai bergemetar “sebenarnya perasaan apa ini ?kenapa hati ini mulai dirasa sakit, bahkan aku.. aku.. Akh.. aku tak tahu” Batin Gyuri meyayat hatinya

“So.. What is your name ?” Tanya Seung Hyun semakin mendekatkan wajahnya dan jika terlihat dari samping ‘bak’ orang yang sedang berciuman

“Ouh.. my God… Gyuri Park” Teriak Sandara yang akrab di pangil Dara ketika ia melihat Chingunya akan ciuman dengan seorang Namja

Sontak Seung Hyun menjauhkan wajahnya dari Gyuri “Namamu Gyuri Park, Hmm jadi itu Chingumu ?” Desuh Seung Hyun kembali duduk tegak mengahap kedepan

“Gyuri, kau mau berciuman di tempat umum kah ?” Tanya Dara yang Refleks membuat Seung Hyun dan Gyuri saling bertatapan “Kau tak pernah bilang jika kau punya namjachingu, Akh.. kenapa kau.. kau mau bermain rahasia denganku..” Ujar Dara yang terus saja bicara seakan-akan kesal pada Gyuri

“STOP.. Chingu kau salah paham.. Ok” Bentak Gyuri yang memberhentikan ocehan Dara padanya

*********************

At Airport Incheon-Seoul 08:00 am

“Ouh, jadi begitu ceritanya.. hehe lucu sekali” Ucap Dara sambil ‘cengengesan’

“apa yang lucu, ini sama sekali tidak lucu” jawab Gyuri yang masih kesal pada kejadian hari ini “Kenapa kau membawa bagasi begitu banyak, kita kan tidak sedang berlibur, kita sedang istirahat 1 bulan sebelum masuk ujian” Gerutu Gyuri sambil membawa Koper menuju pintu exit airport

“Akh.. aku kan akan tinggal di rumahmu, tentu saja aku harus membawa banyak barang” Jawab Dara seraya mendorong-dorong kopernya yang berat “Wait..” kata Dara mengehentikan langkah kaki Gyuri

“Waeyo..?” Gyuri mendengus melirik kearah namja yang ia temui di airport di New York “Choi Seung Hyun” desuh Gyuri lagi

ouh my God, Lihatlah” Ujar Dara menambah kebingungan Gyuri

“Kau suka si Strong Head itu ?” kata Gyuri yang tak percaya “Ok.. nanti akan aku sampaikan padanya” Kata Gyuri sambil membelalakan matanya yang hampir keluar

“Aisshh.. anio, lihatlah temannya. ia begitu Cute” ujar Dara yang malah naksir pada teman Seung Hyun yang kala itu menjemputnya

“Akh.. kau selalu saja suka dengan namja Bad boy” Ucap Gyuri yang melanjutkan langkah kakinya

“Hei.. Gyuri-ah tapi dia Cute” Teriak Dara sambil mengejar langkah kaki Gyuri yang semakin kencang

Whatever… Heii.. Chingu cepat Carikan Taxi” balas Gyuri yang tak menghiraukan Dara mendorong-dorong baranganya

Mereka berdiam diri menunggu Taxi yang lewat, sebuah mobil mewah berwarna hitam pekat melewati mereka, kaca bagian belakang tiba-tiba terbuka, Refleks mata Gyuri dan Dara melihat dan apa yang mereka lihat Seung Hyun sedang asik bermain-main dengan Ponsel Gyuri yang ia pegang

“Hei.. awas hati-hati dengan Ponsel ku” Teriak Gyuri membuat semua orang tertuju padanya “si Strong Head itu Iiiihh.. aku sangat membencinya…!!” Gertak Gyuri yang membuat Dara malu karena teriakan-teriakan Gyuri pada Seung Hyun

“Chingu, sudahlah..” Bujuk Dara meredamkan amarah Gyuri “Akh.. taxi” Sahut Dara ketika sebuah taxi lewat depan mereka. Dengan sigap Dara membenahi koper-kopernya untuk di rapikan kedalam bagasi mobil, tak lupa ia pun menyimpan koper Gyuri yang masih di pegangnya “Sini..” akhirnya selesai” Ucap Dara kala itu, namun Gyuri masih tak berkutik ia masih saja berdiri melihat kearah Mobil yang di tumpangi Seung Hyun yang sudah lama menghilang dari tatapan mata Gyuri “Aish.. Gyuri apa yang kau lihat ? Sudahlah ayo masuk” Pikir Dara yang langsung mendorong Gyuri untuk masuk kedalam Taxi “Akh.. Ajusshi bisa antarkan kita ke Gangnam ?” Pinta dara pada Driver taxi tersebut

“Ajhusshi bisakah kita pergi ke Toko Ponsel dulu ?” Potong Gyuri ketika Driver taxi tersebut akan menjawab pertanyaan Dara

“Wae, Gyuri aku sangat lelah, sebaiknya kita pulang saja dulu ?” Gerutu Dara pada Gyuri sambil merebahkan badannya di Jok mobil taxi itu

“Aish.. kau ini, kau sendiri yang memintaku untuk tinggal di rumahku, Ok.. kalau kau tidak mau sebaiknya kau berlibur saja ke Fhilifine” Jelas Gyuri yang mengalahkan permintaan Dara pada saat itu

Dara pun menghela napas panjang, mungkin ia agak sedikit kesal pada Gyuri, namun mesti bagaimana lagi ia harus menurut pada Gyuri karena ia memilih liburan kali ini untuk pergi ke korea ‘ketimbang’ pulang ke kampung halamannya di Fhilifine, tak mau terlihat kesal ia mengambil sebuah bungkusan penuh makanan yang ia bawa dari Amerika, ia membukanya dan langsung memakannya.

Selama di perjalanan Gyuri merasa cemas, mungkin takut jika BOM Eonni akan menghubunginya, sedangkan ponselnya malah menjadi jaminan oleh seorang Namja yang ia kenal di airport waktu di Amerika. Tapi pikirannya mulai teringat kembali pada Seung Hyun, ia malah mengingat detik-detik ketika Seung Hyun marah padanya

(“Hei.. Ajusshi, aku belum pantas untuk di panggil noona, umurku masih 22 tahun OK..” Bentak Gyuri semakin menjadi-jadi

Seung Hyun berusaha menahan amarahnya, ia malah mendekatkan wajahnya pada wajah Gyuri dan membuat Gyuri ‘salting’ “Hei, Jika kau tak mau aku panggil Noona, berhentilah memangilku dengan sebutan Ajusshi” Gertak Seung Hyun pada Gyuri

Gyuri diam tanpa ekpresi, detak jantung Gyuri semakin kencang, matanya hanya terpaku pada mata Seung Hyun yang terus melihatnya dalam dan tangannya mulai bergemetar

“So.. What is your name ?” Tanya Seung Hyun semakin mendekatkan wajahnya dan jika terlihat dari samping ‘bak’ orang yang sedang berciuman)

Sebenarnya, perasaan apa itu, tak pernah sebelumnya aku merasakan hal seperti itu” Batin Gyuri yang bingung akan perasaanya. Lalu tanganya memegang dadanya tepat di atas detak jantungnya

“Noona-Noona, kita sudah sampai di Toko Ponsel, ini Toko Ponsel terkenal di seoul” Jelas driver taxi tersebut membuayarkan lamunan Gyuri, lantas Gyuri langsung membangunkan Dara yang terlelap tidur untuk ikut bersamanya mencari Ponsel.

****************

Di sisi lain pada waktu yang bersamaan Seung Hyun datang lebih awal di Apartementnya yang mewah, GD adalah sahabat karib Seung Hyun, mereka berteman sejak kecil, GD aktip di bidang nyanyi dan kini ia mulai merambah ke dunia bisnis dengan mengelola Caffe dan itu semua tak lepas dari campur tangan Seung Hyun yang jago dalam berbisnis

“TOP-Sshi” Begitulah GD menyebut Hyungnya dengan akrab “Ada apa denganmu ? kau nampak aneh setelah perjalanan bisnismu dari Amerika” Ujar GD yang duduk di samping TOP yang asik dengan Ponsel milik Gyuri, namun TOP tak kunjung menjawab pertanyaan GD ia semakin asik dengan ponsel yang ia pegang hingga ia tertawa-tawa sendiri, merasa kesal GD merampas ponsel itu dari tangan TOP

“Hei.. kembalikan ponsel itu ?” Gertak TOP yang bermain-main dengan tangan GD

“Hyung, aku rasa kau sakit” Ujar GD membelalakan matanya ketika ia memegang ponsel milik Gyuri “Kenapa ponselmu kini berwarna pink” Kata GD yang langsung berdiri dari sofa tersebut mengambil langkah untuk menghindari tangan TOP yang berusaha merebut ponsel dari tanganya “Coba kita lihat” Ujar GD ketika mengotak-atik Ponsel Gyuri, tak sengaja ia malah melihat Folder foto ponsel tersebut. Ternyata di dalamnya banyak sekali Foto Gyuri dan juga Dara “Wae.. ini yeoja yang tadi berteriak-teriak di airport kan ?” Ucap GD seraya melihat wajah TOP yang mulai merah “Hyung.. kau mencuri ponsel yeoja ini kah ?” Ucap GD lagi seraya menutup mulutnya yang tak parcaya jika benar kalau TOP telah mencuri ponsel seorang yoeja

“Sini..” TOP merebut Ponsel milik Gyuri “nanti akan aku ceritakan padamu apa yang sebenarnya terjadi pada aku dan ponsel ini” Gumam TOP yang kembali duduk rapih dan kembali memainkan ponsel berwarna pink itu.

“Jadi apa ceritanya ?” bujuk GD yang langsung duduk kembali di samping TOP dengan manisnya

“Kau mau mendengarnya ?” Desuh TOP tanpa melihat kearah GD, lalu GD hanya bisa menganggukan kepalanya sambil tersenyum manis “kalau begitu buatkan aku dulu makanan, aku sangat lapar, aku perlu energi untuk bercerita” Keluh TOP yang malah membuat GD kesal, ia melemparkan Bantal tepat ke arah wajah TOP “Hyung kau ini…”

1 hour again

“hyung…GD menepuk pundak TOP ketika usai mendengarkan penjelasan dari TOP akan hal dirinya dan ponsel milik Gyuri tersebut “aku rasa kau telah jatuh cinta pada yeoja itu” jelas GD yang malah membuat mata TOP terbelalak dan mengerutkan dahinya

“Anio, tidak mungkin” jawab TOP simple dan tak percaya pada dirinya sendiri begitupun pada ucapan GD

“Akh.. kau ini, apa kau pernah melihat Serial drama ‘love rain’ kau tahu dalam hitungan ke 3 si jon bisa langsung jatuh cinta pada Han Na” penjelasan GD malah semakin meyakinkan akan hati TOP

“Jinja..?Tanya TOP yang masih keheranan dan kembali bermain-main dengan ponsel berwarna pink itu

“Ne,mulon imnida.. kau akan terus memikirkannya, merindukannya, hingga kau selalu berpikiran untuk bisa bertemu bersamanya setiap hari” ujar GD membuat TOP tak berkutik “Ok..” GD kembali menepuk pundak TOP yang tengah asik bermain-main dengan ponsel Gyuri, “ini sudah sangat larut malam, nampaknya aku harus pulang” Ketus GD yang langsung beranjak dari tempat duduknya

“Wait..” GD membalikan badanya ketika TOP berkata tunggu padanya “besok aku akan bertemu lagi dengan Gyuri, Hyung bisakah kau membantuku ?” Pinta TOP serius dan memancing GD untuk duduk kembali di sampingnya, seraya mengerutkan dahinya bak penasaran permintaan apa yang akan keluar dari mulut TOP “Sembunyikan identitsku sebagai Putra dari JP Group, bisakah kau membantuku ?” Gumam TOP seraya menghela napas panjang.

“eotteoke ? kau punya rencana apa hyung, Akh.. anio..!!” Jawab GD berusaha menguraikan penolakannya “Hyung, jadi maksudmu kau akan mencoba mengetes dia, Aishh.. aku tidak mengerti tujuanmu.. ingat dia bukan Lee Hi..!!” Gundah GD sambil mengeleng-gelengkan kepalanya

********

(Penasaran dengan kelanjutannya, kenapa TOP punya rencana untuk menyembunyikan identitasnya, lalu apa hubungannya dengan Lee Hi..? ^_^)

Join Us… Before The Wedding Chapter 2

Please Coment and Like😀

One thought on “[FF-G] Before The Wedding.. Chapter 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s