[FF-G] The Interior Love Part II

tHE iNTERIOR lOVE copy

Tittle : The Interior Love Part II

Cast :  Jung Hyun Ah (Hyuna) /Jung Han Na (Hana) [You]

G-Dragon BIGBANG

Other Cast : All Member BIGBANG

Presedir (OC)

Eomma Hana (OC)

Genre : Romance and Sad (?)

Rating : T

Disclameir : GD semakin penasaran dengan Sosok Han Na yang sebenarnya, Tak lama penyelidikannya membuahkan Hasil, Feeling GD tidak salah ternyata Han Na adalah Hyuna. yeoja yang ia kenal, Lantas kenapa ia menganti Namanya menjadi Han Na, lalu benarkah ia putri dari Presedir sebuah perusahaan Consultan, namun Kenapa Han Na tidak mengenal GD, Penasarankan Chingu dengan Cerita sebenarnya, Siapa Han Na itu.. Chek It Dot… and Happy Reading😀

Part I (Paswoord : hyuna )

“Yeoboseyo..?” Tanya G-D pada managernya

“Ne.. Waeyo G-d ?’

“Bisakah aku mengambil Cuti untuk beberapa hari, aku rasa aku tidak enak badan Hyung-Min” Pinta G-d pada manager Min

“We.. Beberapa hari ? G-d kau tahu kan jadwalmu sangat padat, CEO Hyun Suk akan marah jika mengetahui ini, Memangnya kau sakit apa ? kalau begitu aku akan mengantarmu kerumah sakit ?” Jelas Manager Min

“Anio…Aku hanya sakit Flu, jika kau tidak mengijinkan, baiklah aku akan tetap bekerja sampai aku merasa Down di atas panggung Eotteoke ?” Gunyaman G-d pada managernya

“Aissh… Ghereyo, kau ijinkan untuk istirahat 1 hari saja, Mudah-mudahan besok sehat kembali.. Ok”

“Gomawo Hyung-Min” Lalu G-d menutup Telephonenya sambil tersenyum “Yes… akhirnya aku bisa pergi ke Mokkpo” Gerutu G-d dengan penuh semangat

G-d pun bergegas untuk pergi ke Mokkpo tanpa sepengetahuan Managementnya, namun G-d tetap Siaga dengan Bodygruad baiknya Yaitu Gaho*Gubrrak

“Gaho… Are You Ready…” Teriak G-d pada Gaho yang sudah duduk lebih dulu di dalam mobilnya

**************

At Mokkpo

“Sillyehamnida…?” Seru G-d di depan pintu rumah Hyuna Dulu “Apakah rumah ini masih di huni ?” Ketus G-d dan terus mengetuk-ngetuk pintu, tak lama seorang Ajhuma yang sudah lanjut usia membukakan pintunya

Sontak Ajhuma itu Terdiam “Jiyoung-Sshi..” sambil kaget ia pun membungkukan badannya

“Ne.. Annyeong Haseyo Eommayo, jadi bolehkah aku masuk..?” Pinta G-d sambil tersenyum, karena ia takut ada paparazi yang melihatnya

“Ne.. mian membuatmu menunggu Jiyoung, Deureo Oseyo..” Jawab Eomma sambil tersenyum

G-d pun langsung masuk kedalam Rumah, dan tak lupa ia pun membawa Gaho masuk, suasana Rumah masih terasa seperti dulu tidak ada yang berubah

“Silahkan duduk Jiyoung..?” Pinta Eoma Hyuna, sambil membawakan segelas teh hangat “Mian Jiyoung, Eomma serasa mimpi kau datang ke lubuk yang sudah layu ini” Jelas Eoma Hyuna sambil duduk di hadapan G-d dan Gaho

“Ne.. Mian jika kedatanganku membuat Eomma merasa tidak nyaman..”

“Akh… anio… mulon imnida Anio..!!” Jawab Eomma sambil malu tersipu-sipu “jika eomma boleh tahu apa tujuan Jiyoung-Shi dan.. hmmm Gaho kesini ?” Tanya Eomma sambil melihat ke arah Gaho

G-d pun melihat ke arah Gaho sambil tersenyum, sesekali ia pun melihat tangan Eomma yang bergemetar, G-d pun berusaha mengengam tangan Eoma lalu membawanya di atas meja kecil yang terdapat segelas teh hangat

“Bagaimana kabar Appa, dan juga Hyuna Eomma ?” Tanya G-d Pelan

“Hyuna…. Hyun.. Shin Hyun Ah.. anak ku kah ?” gerutu Eomma sambil kebingungan

“Ne.. We, apa yang terjadi padanya, apakah dia baik-baik saja ?” Gumdam G-d berusaha menenangkan Eomma yang matanya mulai terlihat berbinar-binar

“Mianhe.. Ini semua salah ku… Mianheneyo… heuheuheu..” Eomma tak bisa lagi membendung kesedihannya, hingga air mata itu mengaliri pipinya

“Waeyo… apa yang terjadi pada Hyuna Eomma..?” tanya G-d semakin penasaran

Eomma pun membasuh air mata yang membasahi pipinya, lalu matanya pun melihat kearah air teh yang berada di dalam gelas, yang telah di suguhkan untuk Jiyoung “kejadiannya Tepat setahun setelah kau pergi ke seoul…”

Flash Back

“Anio… Anio…. Anio…… aku mohon Appa… aku tidak mau di jual… anio…!!” Jerit Hyuna yang kala itu di paksa oleh Appanya yang akan menjualnya pada seorang sodagar kaya di jepang

Appa Hyuna Kalah dalam berjudi, ia berhutang kemana-mana, namun karena terlalu banyak hutang, ia pun berpikir untuk menjual Hyuna pada sodagar kaya di jepang

“Suamiku.. aku mohon jangan paksa dia, dia masih kecil.. biarkan dia tinggal bersamaku, Suamiku aku tidak Rela jika kau menjulanya….!!” Teriakan Eomma tak menggoyahkan Appanya untuk menjual Hyuna

“Ayo Cepat anak bodoh, Mobilnya sudah datang… disana kau akan hidup mewah dengan menjadi istri muda sodagar itu.. cepat bangun…!!” Appanya tak henti hentinya menarik tangan Hyuna yang masih memeluk tubuh Eommanya

“Anio… Anio… aku tidak mau Appa.. aku mohon…!!” isakan tangis Hyuna tak juga di dengar Appanya

Hingga kesabaran Appanya mulai habis, Appanya pun membawa tongkat untuk memukul Eommanya “Appa, apa yang kau lakukan, jangan pukul eomma, eomma tidak bersalah Appa..!!” Jerit Hyuna, Yang kala itu Appanya sudah memukul-mukul istrinya dengan sebuah tongkat

Takut terjadi apa-apa dengan eommanya, akhirnya Hyuna pun melepaskan pelukan eommanya “Appa, aku sudah melepaskan pelukanku, jadi tolong berhentilah memukul Eomma,..” Teriak Hyuna sambil melihat kearah Eomma yang mengangis

“Anak Baik… andai saja kau melepaskannya dari tadi mungkin aku takkan memukuli eommamu ini, dasar istri yang tidak berguna.. kau datang padaku dengan membawa bayi perempuan, lalu memaksaku untuk menikahimu…!!”

“Suamiku… Tolong hentikan…..” Jerit Eomma yang langsung menutupi telinga Hyuna “Hentikan.. aku mohon hentikan semua ini, jika kau membenciku, sebaiknya siksa diriku, karena hyuna tak bersalah..!!”

“Eomma…” Hyuna Pun melepaskan tangan eommanya yang menutupi telinganya “Eomma.. Jadi.. Jadi aku ini….!!” Gerutu Hyuna, dengan air mata semakin deras membasahi pipinya

“Ya.. Anak Pintar, aku bukanlah Appamu yang sebenarnya, Eommamu telah mengandung oleh pria lain lalu terlahirlah kau… jadi apa yang kau lakukan jika kau tahu semua ini…!! kau pasti akan membenci eomma mu kan .. Hah… Hahahaha…” Terlihat sekali kegilaan Appa Tiri Hyuna itu

Hyuna Hanya bisa menjerit-jerit menagis lalu eommanya pun memeluk Hyuna “Mianhe.. Jeongmal mianhe Hyuna… aku mohon jangan benci eomma mu ini Hyuna…”

Melihat tingkah Eommanya yang memeluk kembali Hyuna, ternyata memancing kemarahan Appa Tirinya Hyuna “Apa yang kalian lakukan.. Hyuna cepet berdiri.. aku tak bisa tunggu lama-lama.. Cepat..” Dengan Kuatnya Appa Tiri Hyuna Menarik Tangan Hyuna, Lalu membawanya ke dalam Mobil yang sudah menunggunya, terjadi tarik menarik antara eomma dan Appa Tirinya, namun hasilnya Hyuna akhirnya masuk kedalam mobil itu dengan perasaan sangat sedih ketika Hyuna meninggalkan eommanya

Selama di perjalanan Hyuna Hanya bisa melamun, dan membasuh-basuh air matanya, “Eomma.. Jiyoung Oppa.. kamu dimana Jiyoung Oppa…” Gunyaman Isi hati Hyuna sambil memutar-mutar cin-cin yang di berikan oleh G-d Setahun lalu

Tanpa sadar, Appa Tirinya melihat kearah tangan Hyuna, lalu memegang tangan Hyuna dengan kasarnya “Selama ini aku tak melihat kalau ada Cin-cin bagus di jarimu Hyuna, dari siapa ini ?” tanyanya dengan kasar

“Jiyoung Oppa… Lepaskan Appa…!!”

Appanya pun melepaskan Tangannya “aku heran padamu Hyuna, aku selalu berbuat kasar padamu, tapi kau selalu saja memangilku dengan sebutan ‘Appa’ bukankah sudah jelas bahwa aku bukanlah Appamu..!!” Ketus Appanya dengan Kasar

Sedangkan Hyuna Hanya bisa diam, dia sebenarnya sedang berpikir bagaimana untuk kabur, tapi sepertinya sulit.. Perjalanan masih panjang, apa lagi di jalan Tol jarang sekali tempat peristirahatan, jika ia kabur pasti bisa di temukan kembali oleh Appa Tirinya itu. “Appa.. Bolehkah aku duduk di depan ??” Tanya Hyuna Pada ayahnya

“We..?”

“aku Suka mual jika duduk di belakang, apa Mau jika aku sampai ke jepang dalam keadaan sakit Hah..?” Jawab Hyuna dengan Tegasnya

Mendengarkan jawaban Hyuna, Appanya pun langsung menyuruh Ajhusi suruhan orang jepang itu memberhentikan mobilnya di pinggirnya, lalu Hyuna pun pindah ke bangku depan, setelah duduk di bangku depan, Hyuna tak henti-hentinya memutar-mutar Cin-cin itu sampai Tangannya lecet dan Hampir Berdarah “Mian.. mianheneyo.. Jeongmal mianhe… tapi ini yang harus aku lakukan.. untuk menghindari semuanya..” Hyuna Dengan Kuatnya membelokan setir Mobil Itu Hingga Berbalik Arah, Keadaan pun panik begitu juga dengan Appa Tiri Hyuna yang berteriak “Anak Bodoh apa yang kau lakukan… Kita akan Tabrakan…” Semuanya menjerit… Hingga terjadilah Tambarakan yang sangat Dahsyat, mobil yang di tumpangi Hyuna Berbalik Arah dan menabrak Mobil yang ada di depannya, Hingga Mobilnya terguling-guling dan terbawa kepinggir jalan

************

2 Hari Kemudian

“Hyuna Kau Baik-baik saja kan..?” Tanya Eomma Pada Hyuna yang masih terbaring lemas di atas tempat tidurnya

“Hyuna… siapa itu Hyuna..? kau siapa Ajhuma.. beraninya kau memangilku Hyuna…?” Jawab Hyuna Yang kebingungan siapa dirinya yang sebenarnya

“ini Eomma, Eommamu Hyuna…” Memdengar jawaban Hyuna, Eomma nya tak kuasa menahan tangis hingga ia pun memangil-mangil Dokter dan Suster

Setelah Dokter dan Suster keluar dari kamar Hyuna, Dokterpun menyimpulkan Bahwa Hyuna “AMNESIA” Benturan keras tepat di kepalanya saat kecelakaan membuatnya Harus Hilang Ingatan, Mendengar penjelasan Dokter, Eomma hanya bisa menangis, Setelah Ditinggal pergi Oleh suaminya yang tak lain adalah Appa Tiri Hyuna Selamanya, Kini ia juga harus mengurus Hyuna yang Hilang Ingatan.

“Eotteoke.. apa yang harus aku lakukan sekarang.. Eotteke…!!”

Pikiran Eomma saat itu sangat binggung, di tambah lagi biaya rumah sakit yang masih menunggak, hingga ia pun memberanikan diri untuk menghubungi Appa Hyuna Yang sebenarnya, meskipun beresiko berat, mau tidak mau Appa kandung Hyuna harus tahu bahwa anaknya kini sedang terkena musibah

Jung Dong Hyun Ayah Hyuna yang asli, ia adalah putra dari presedir terkaya peringkat 5 di korea, dulu eomma Hyuna mengandung Hyuna, Namun Jung Dong Hyun tak boleh menikahinya, karena terancam takkan di beri Warisan Oleh presedir, oleh sebab itu ia meninggalkan Eomma Hyuna yang sedang mengandung Hyuna Kala Itu.

“Shin Min Ah.. Kau benar-benar tidak becus untuk mengurus anak.. Sudahlah, selama ini Shin Hyun Ah sudah banyak menderita karena hidup denganmu, Mulai sekarang, aku akan membawanya ke seoul dan menyekolahkannya di Seoul, dan jangan harap kau menemuinya lagi, meskipun aku Duda tanpa anak, jangan harap aku akan kembali padamu.. Ingat aku akan menganti Namanya jika perlu..”

Mendengar semua penjelasan Jung Dong Hyun, Eomma hyuna tak bisa berbuat apa-apa, Ia pun mengikhlaskan Hyuna pergi dengan Appa kandungnya, dan ia pun kembali menjadi sebagai pelayan Toko dan hidup sebatang Kara, Tanpa anak dan jua Suami yang meninggalkannya..

**************

Setelah mendengar semua Cerita dari Eomma, G-d pun hanya bisa diam, ia pun mengambil segelas Teh Hangat yang sudah di sediakan oleh Eomma lalu ia pun menyeduh Teh panas yang enak untuk di seduh itu, setelah itu ia pun  menyimpan kembali di atas meja

“Jadi Eomma tahu Nama Hyuna Sekarang ?” Tanya G-d Dengan tenangnya, namun Eomma Hanya bisa menjawab dengan gelengan perlahan kepalanya “kini ia bernama Jung Han Na”

“Jinja..?” Sontak Eomma Bertanya “Apakah ia hidup dengan baik, apakah ia tumbuh menjadi wanita yang hebat seperti yang di janjikan Jung Dong Hyun padaku ?’

“Ne, ia tumbuh menjadi yeoja yang hebat, semua orang Segan melihatnya dan ia Sangat Cantik..!!” ujar G-d pada eomma

“Jeongmal.. Jiyoung-Sshi..!!! Jiyoung aku ingin menemuinya, aku ingin melihatnya Jiyoung..?” Pinta Eomma desak G-d

“Eomma, Mianhe bukankah ia hilang ingatan, jadi jika kalian bertemu apakah Hyuna akan mengenali Eommanya ?” G-d pun menundukan kepalanya

“Gheureyo…, betul apa katamu Jiyoung..!!” eommapun ikut menundukan kepalanya, G-d pun mengankat kepalanya, lalu tangannya memegang pundak Eomma, Bak memberi semangat “Andai saja ingatannya pulih kembali, ia pasti takkan membenciku, aku tau bagaimana Hyuna, jadi mana mungkin Hyuna membenci ibunnya sendiri, Jinja..?” Gundam Eomma pada G-d

“Ne, mulon imnida ia akan menejemputmu dan hidup bersamanya di Seoul..!!” Jawab G-d sambil tersenyum kecil lalu isi hatinya pun Berkata “dan tentu saja ia akan mencariku, dan menjadi miliku”

***************

“Yeoboseyo..?” Tanya Han Na pada G-d

“Ne.. wae Noona ?” Jawab G-d yang sedang mengendarai Mobil sehabis pulang dari Mokkpo

“G-d bisakah kita bertemu lagi, untuk membahas projek ini ?” Pinta Han Na pada G-d

“Ne, mulon imnida, kapan kita bertemu ?”

“Hmm.. Tumben aku yang harus atur waktu dan tempat, biasanya kau yang mengaturnya ?” Celotehan Han Na membuat G-d tersenyum Lewat telephone

“Ok… kalau begitu bisakah kau datang ke Apartementku nanti sore..?” Jelas G-d dengan semangatnya

“Ne.. !!” Han Na pun langsung menutup Telephonenya

************

Teng.. Tong…

Han Na yang kala itu menekan Bell di depan pintu Apartement G-d, tak Lama G-d pun membukakan Pintunya “Ne.. !!”

“Annyeong Haseyo..?” Han Na pun membungkukan Badannya

“Han Na Noona, Deureo Oseyo” G-d pun mempersilahkan Han Na masuk

“Gomawo..?” Ucap Han Na Sembari melangkahkan Kakinya lalu di duduk atas Sofa

“Ottokhe Jhinaeseyo ? apakah Presedir tidak memarahimu ?” Tanya G-d yang meledek

“Ah… Hahaha” Han Na berusaha membuat suasan nyaman untuknya “Appa ridak marah, menurutnya ini hal biasa yang terjadi di dalam suatu perusahaan” Ujar Han Na

“Jadi kapan Kita bisa memulai projeknya ? Orangtuaku sedang di Amerika, mereka akan pulang 3 bulan lagi, aku harap dalam kurun waktu 3 bulan rumahku sudah jadi..!!” Jelas G-d sambil meneguk segelas Wine

Han Na hanya bisa menelan ludahnya ketika mendengar penjelasan G-d “Ne.. kita akan berusaha dalam waktu 3 bulan itu, jadi bisakah kita mulai mendatangani kontraknya ?” Tanya Han Na sambil mengeluarkan Berkas perjanjian Kontrak lalu menyerahkannya pada G-d

G-d pun membaca dengan seksama semua isi tulisan yang ada di dalam berkas tersebut, tak banyak tanya G-d pun langsung menandatangani semua berkas itu dengan cepatnya, lalu menyerahkan nya kembali pada Han Na

“Gamsahamnida, sudah mau bekerja sama dengan kami ?” Han Na pun mengulurkan tangannya

Mata G-d sangat Geli waktu itu, namun ia langsung membalas uluran tangan Han Na, lalu keduanya pun tersenyum dengan manis dan saling menatap “Mianeyo..?” tanya G-d

“Ne..?” Jawab Han Na simple

“Kau Mengenal TOP dengan dekat ?” Ujar G-d

“Mulon Imnida, TOP teman sekolah menegah atas, kita berteman sangat baik” Jawab Han Na dengan Entengnya

“Lalu apa kau punya teman waktu sekolah menengah pertama ?” Jawab G-d yang berusaha memulihkan ingtan Han Na

Han Na hanya bisa melihat G-d “Entahlah aku tidak mengingatnya ?” yang langsung memegang kepalanya

“Wae.. kau sakit Noona ?” tanya G-d yang mulai khawatir

“Anio.. ini sering terjadi jika aku mengingat masa lalu ku ?” ujar Han Na pada G-d

“maksudnya ?” ucap isi hati G-d “Wae.. Noona.. bena kau tidak apa-apa ?” ketus G-d yang semakin Khawatir melihat tingkah Han Na

“Ne.. Appa bilang ketika aku umur 17 Tahun, aku mengalami kecelakaan, aku hilang ingatan, dan Eommaku meninggal..?” Ucap Han Na mengagetka G-d

“Jadi Eomma mu meninggal ?” Ujar G-d yang seakan-akan tidak tahu apa-apa

“Ne.. tapi..!!”

“Wae..?” G-d mulai penasaran

“Mian, bisakah kau merahasiakan dari Appa ?” Han Na pun mendekat ke tempat duduk G-d

G-d di situ pun merasa canggung “Wae.. kau mau apa Noona ?”

“Ah.. Hahaha Kau ini, memangnya aku mau mencium mu apa ?” lagi-lagi Han Na mengelerai dari suasana “Akh.. kenapa berbicara padamu nampak kaku sekali ya, mungkin karena kita Patner Bisnis jadi berasa kaku, padahal jika aku mengobrol dengan TOP tak seperti ini..”

“Kalau begitu, kita jadi teman saja.. tidak hanya teman bisnis, tapi teman sehari-hari juga, bisakah ?” G-d pun memberikan tangannya

“Wae.. jadi kita harus salaman  ?” Tanya Han Na yang keheranan

“Ne.. Mulon imnida, ini sebagai tanda kalau kita mulai berteman !!”

Han Na dan G-d pun Akhirnya bersalaman, dan keduanya tersenyum manis “Akh.. seperti jadian saja, harus salaman” Ketus Han Na

“Hahaha ini sebagai tanda saja” G-d mulai bercanda dengan Han Na dengan mengacak-acak rambunya

“Hyaa… Oppa..!! Hahaha!!” Han Na tertawa terbahak-bahak

“Apa.. Oppa.. Ayo Ucapkan lagi.. Noona..!!” G-d yang semakin seru mengacak-acak rambut Han Na

“Oppa.. sudahlah, Hahahaha…!! Kalau begitu aku pamit ya Oppa, aku ada janji bersama TOP untuk pergi kesuatu tempat” Ujar Han Na yang sudah mulai beregas

“Wea..begitu cepat, kalau begitu aku antarkan ..?” tawaran G-d pada Han Na

“Mian, aku bawa Mobil Oppa, ya sudah kapan-kapan kita bertemu lagi, TOP mungkin sudah menungguku, Ouh ya soal Projeknya, semua akan aku serahkan pada managerku dan mungkin besok sudah bisa memulainya” Han Na pun berdiri dan berjalan menuju pintu keluar

“Oh.. Ok Jhosimhae… !!”

“Ne… Jhal Jhinaeyo, dan Bangapseumnida..” Han Na pun menundukan kepalanya

“Han Na Noona ?” Teriak G-d yang kala itu Han Na sudah mulai meninggalkannya

“Wae..?” Han Na memutarkan Badannya

“TOP-Sshi baik padamu kah ?” Tanya G-d sambil mengaruk-garuk kepalanya

“Haha… kau ini, tentu saja ia baik padaku, sudahlah aku harus segera berangkat.. dah..” Han Na pun melambaikan tanganya dengan manisnya, dan G-d pun membalas lambaian tangannya

**********

“Oppa.. kau menunggu lama ?” Tanya Han Na yang menghampiri TOP yang sedang duduk di meja sebuah Caffe

“Akh.. Noona kau ini selalu saja terlambat, Eotteokke.. apa perjanjian kontrkanya berjalan lancar ? apakah G-d tak membuatmu kesal ?” Tanya TOP yang seakan-akan menghawatirkan Han Na

“Gwenchanayo Oppa, semuanya berjalan lancar, bahakan kini aku dan G-d berteman ?” jelas Han Na

“What..!!” TOP yang kaget

“Wae..? kau tak suka jika aku berteman dengan G-d ?” Tanya Han Na yang keheranan

“Anio.. hanya saja ini agak sedikit aneh..!!” gendam TOP lalu memakan makanan yang sudah di pesannya”Sudahlah kalau begitu, cepat makanlah dulu Noona, nanti akan aku ceritakan sesuatu padamu ?”

“Uah.. apa penyelidikannya berjalan lancar.. aku sudah tidak sabar untuk mendengarnya ?” Ucap Han Na dengan semangatnya, lalu melahap makanan yang sudah tersedia

15 menit kemudian Makanan di atas meja pun habis di lahap Han Na “Wow.. Noona apa kau begitu kelaparan ? Hahaha …” Ledek TOP sambil mengacak-acak rambutnya

“Jadi sekarang ceritakanlah Oppa, apa yang kau dapat pada penyelidakan kali ini ?” tanya Han Na sambil duduk Manis

TOP pun mengelurka sebuah berkas dan menyodorkanya pada Han Na “Di situ tertulis, Bahwa kau terdaftar sebagai alumni sekolah menengah pertama di Mokkpo, dan kau menjuari lomba lukis, lalu di situ juga tertulis bahwa kau bertempat timnggal di Mokkpo..!!” Jelas TOP pada Han Na yang sedang membaca Semua Tulisan itu

“Sudah aku kira, Kenapa Appa selalu melarangku untuk menyelidiki masa Lalu ku, Appa bilang kalau aku besar di Seoul, tapi nyatanya aku besar di Mokkpo, lalu bersama siapa aku tinggal di Mokkpo, dan kenapa aku bisa tinggal di Seoul.. Akh.. sebenarnya Siapa aku ini…!!” Han Na mulai kesal

“Noona, kendalikan dirimu, jangan samapai sakit kepalamu kambih lagi, Kita sedang mencari semua data itu Noona, jadi bersabarlah.. Data ini akan mudah dicari jika kau mempunyai bukti yang kuat..?” Ujar TOP dengan serius

Han Na pun menghembuskan napasnya, dan melihat TOP dengan serius namun “Aisshh… Kau terlihat tampan Oppa jika sedang serius begitu hahaha…..!!!” Candaan Han Na membuat TOP semakin suka padanya.

Ya sedikit cerita tentang TOP, TOP sangat dekat dengan Han Na, hampir setiap hari mereka bertemu, hanya sekedar Hang Out bersama atau makan bersama, Namun TOP sampai sekarang belum bisa menyatakan perasaannya, karena ia ingin membantu Han Na untuk memulihkan ingatannya

“Noona, apa kau sudah memeriksa kepalamu yang sering sakit itu ?” Tanya TOP dengan penuh perhatian

“Anio.. aku malas pergi kerumah sakit..!! Dokternya pasti bilang, ‘kau jang terbanyak berpikir, jika kau berusaha mengingat kembali masa lalumu pasti akan sakit’ Akh… ucapannya sama seperti Appa.. jadi membosankan..!!” Ketus Han Na dengan Manjanya

“Ahahaha.. Kau Ini, sangat Lucu jika sudah meragakan ucapan orang lain..!! Ouh Noona…!!” TOP pun mulai mengingat sesuatu

“Wae.. Oppa.. kau mulai serius lagi kah ?” Tanya Han Na yang masih saja bercanda

“Apakah kau di rawat di rumah sakit itu, ketika kau mengalami kecelakaan ?”

“Ne… Waeyo ?” Keheranan

“Apakah kau sudah mengecek data-data jika memang benar Eommamu sudah meninggal ?” tanya TOP dengan seriusnya

“Anio.. aku tidak mengeceknya, hanya aku tahu dari Appa, kalau eomma itu sudah meninggal.. wae..?”

“Sebaiknya kau Chek, aku rasa rada sedikit janggal jika kau mengalami kecelakaan tapi kau sendiri tak pernah tau makam Eommamu ?”

Perkataan TOP, membuat Han Na berpikir keras, ia pun mengepal-ngepal tanganya “Jinjayo… Maksudmu Eommaku belum meninggal ?” tanya Han Na perlahan

“Anio..  aku tidak tahu pasti Han Na..!!” TOP juga mulai berpikir

“Kau benar Oppa, selama ini aku belum pernah berjairah ke makam Eommaku, Appa selalu melarangku untuk melakukannya, Semua ini ada yang di sembunyikan, aku harus mencari tahu.. aku harus mencari tahu semua ini…!!” Han Na pun mulai berdiri dari tempat duduknya

“Han Na Noona kau mau kemana ?” Tanya TOP yang ikut berdiri

“Aku mau kerumah sakit.. aku  mau mencari itu semua ??” Dengan tangan bergemer, Han Na pun berusaha bejalan menuju pintu keluar

“Noona, aku ikut…!!!” TOP pun mengikuti langkah Han Na yang keluar dari Caffe itu

************TBC**********

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s