[FF G] Rainbow Cake

 

 

Anyeong…. Masih Belum bosankan dengan FF-FF author, FF ini asli dari pemikiran Author dan terinspirasi dari Ultah Author minggu kemarin dan Rainbow Cake (Hehe Geje banget ya)  Kita langsung aja yach..😀

Title : Rainbow Cake

Author : Hyuna_Rha Or @Liraselvia

Main Cast : Ji Hyun Ah (OC), Yesung (SuJu), Khyuhyun (SuJu), Dan Reywook (SuJu)

Genre : Sad, Romance, dan Comedy

Disclaimer : Ji Hyun hanya seorang Cleaning Service yang bekerja di SMe, ia yeoja yang sangat beruntung karena setiap hari ia bisa melihat artis-artis SMe, Tanpa ia ketahui ternyata salah satu artis tersebut ada yang menyukainya, penasarakan dengan ceritanya Happy Reading

“Annyeong… Hyung, apa yang sedang kau lakukan ? tak seperti biasanya kau diam seharian di dapur..?” Tanya penasaran hyung yesung yaitu kyuhyun

Ia menatap khyuhyun lalu mengeluarkan senyuman kecil lalu melanjutkan lagi apa yang ia kerjakan

“Hyung.. aku bertanya.. tapi kau malah tak menjawab pertanyaanku, kau begitu serius sekali..!!” celetuk khyuhyun pada yesung dan seakan-akan kesal melihat tingkah laku yesung yang begitu aneh

Teng….

“Yes… Rainbow cakenya sudah matang…” yesung langsung mengeluarkan cake itu dari dalam microwave “we…waeyo.. Rainbow cakenya tidak mengembang hyung.. eotteoke..?” yesung  meletakan Rainbow cake itu diatas meja dan  hanya bisa diam menatap Rainbow cake tersebut

Khyuhyun pun menepuk pundak yesung sembari ingin tertawa.. namun ia tak bisa menahan tawanya dan akhirnya ia tertawa keras “Hahahaha…hyung seharian ini kau diam di dapur untuk membuat Rainbow cake ini..hahaha.”

“Aissh.. kau malah menertawakanku hyung…” yesung merasa kesal pada hyungnya itu, lalu ia pun duduk di sebuah kursi tepat dimana rainbow cake itu di letakan “eotteoke… saengil cukhanya…. Nanti malam” iapun merasa sedih atas usahanya yang gagal itu

“we… kau membuat Rainbow cake untuk siapa ? beli saja di toko, mungkin lebih gampang..!!” kyuhyun memberi saran pada yesung namun yesung malah tidak menghiraukannya

“anio.. aku hanya ingin memberikan dia kejutan, namun rencanaku takkan berhasil hyung..” lagi-lagi yesung menundukan kepalanya

“who this she..?.. Ommmoo… Ji hyun Ah kah… Saengil cukha hamnida…?” khyuhyun baru sadar kalau akhir-akhir ini yesung sering di gosipkan denga Ji Hyun

“ne… aku sangat menyukainya Hyung..” nampaknya yesung sepertinya sudah tak punya tenaga lagi untuk bicara

“waeyoo.. kau bisakan bawa dia ke tempat  romantis, lalu kau Bisa kasih kejutan buat dia.. atau mungkin… kau.. kau menyatakan Cinta padanya hyung…!! Aku tak bisa bayangkan reaksi SM family setelah mereka tahu jika kau jadi namjachingunya ji hyung” lagi-lagi ucapan khyuhyun membuat yesung kesal

“kau jangan bilang seperti itu, karena kau tak tahu apa-apa tentang dia, hyung” yesung menatap kyuhyun dengan tajam dan penuh dengan rasa marah

“mian hyung, aku hanya bercanda.. jika kau bersedia bercerita, katakanlah kenapa kau begitu bisa suka dengan Ji hyun, kita semua tahu jika dia berkerja paruh waktu di kantor kita, dan ia hanya seorang cleaning service..!!” khyuhyun pun ikut duduk di samping yesung. Lalu mereka berdua menatap kearah rainbow cake yang gagal itu

Flashback Yesung POV

“Aisshh…. Mianhe.. sekali lagi mian..” berkali-kali ia menundukan kepalanya dihadapanku “biar aku bersihkan Oppa, Jeongmal mianhe..” tanpa banyak kata ia berusaha melepaskan jas yang menempel di tubuhku yang sudah tersiram Sisa sayur bekas makan para Staff, ia memang begitu ceroboh, saat itu di tanganya banyak sekali tumpukan piring, sehingga tumpukan piring itu elah menutupi jalanya

“Hei… ini piringnya, kenapa kau malah meninggalkan piring-piring kotor ini..” teriakanku menghentikan langkahnya yang sedang membawa jas ku yang kotor itu, malam itu begitu sepi, semua hyungku sudah pulang, tinggal aku sendiri yang ada di kantor waktu itu, bukannya memalingkan wajah ke arahku, namun ia malah terus melangkahkan kakinya ke sebuah koridoor yang sebelumnya belum pernah aku lalui selama aku bergabung di SM entertainment.

“mian.. tunggu sebentar, aku akan segera kembali..” tapi ia malah meninggalkanku di lorong sendirian, aku sempat kesal pada dia, aku tahu ia sudah lama bekerja disini, tapi baru kali ini aku bisa bercakap-cakap, terpaksa akupun membawakan piring-piring kotor itu dan mengikuti langkahnya yang semakin cepat, dan samapi menghilang dari pandanganku, ternyata si ujung koridoor itu adalah jalan butu, namun setelah ku tenggok ke sebelah kanan… di saat itu juga aku baru tahu kalau di gedung SM ada tempat seperti itu, dimana semua pakaian kotor, piring-piring kotor dan benda-benda lainnya yang kotor akan di bersihkan

“Tunggu.. mau kau apakan jas ku itu..!!” ketika ia menatap kearahku, matanya seperti ingin keluar dari tempatnya, ia tahu kalau aku masuk ke dalam ruanganya dengan membawa piring-piring kotor itu

“Oppa.. tak seharusnya kau kesini, aku sudah bilang aku akan segera kembali lalu membawa piring-piring itu..” ia langsung membawa piring-piring kotor itu dari tanganku lalu meletakanya di tempat cuci piring “Oppa sebaiknya kau pulang saja, ini memang salahku, jeongmal mianhe..” ia malah membungkukkan badanya dan menyuruhku pulang “aku mohon Oppa, kau pulang, jika ada orang yang mengetahui Oppa ada disini kerena masalah ini, akan lebih kacau.. aku mohon pulanglah…” dengan penuh rasa amarah, ia malah mendorongku pergi dari ruangan itu.

“hei..hei.. kamu kenapa..” ia malah tak menghiraukanku ia mendorong badanku keluar dari ruangan itu, lalu menutup pintunya “hei.. namamu siapa noona.. besok aku akan bawa jas ku kembali..” teriaku dari luar pintu ruangan itu

“Ji Hyun Ah.. baik besok akan aku kembalikan Jas milikmu, tapi aku mohon kau jangan bilang siapa-siapa..” teriak dia di dalam ruanganya

******

09:00 P.M

“Kau belum mau pulang hyung..” siwon menepuk pundaku lalu mengajak aku untuk pulang bersamanya

“anio… sebaiknya kau pulang saja duluan, ada yang harus aku bereskan hyung..!!” jawabku dengan wajah cengengesan

“Ok… kalau begitu kau jangan pulang terlalu malam hyung..” siwon pun meninggalkanku sendirian di dalam ruangan, ketika semua hyung ku sudah pulang. Langkah ku membawa ku ke ruangan pembersih itu diamana Ji hyun bekerja. Setibanya disana, aku melihat ia sendirian sedang mencuci piring-piring kotor itu

“Annyeong..” ku ketuk pintu itu pelan, lalu ia pun melirik padaku, tampak sekali aura ketenangan dari dalam dirinya, tak lama cucian piring itu selesai, ia bergegas mebereskan semuanya, tangannya sepertinya sudah piawai dengan pekerjaanya itu.

“Mian sudah mau menunggu, oh iya ini jas mu Oppa..” ia memberikan jas itu padaku, Entah kenapa jas itu begitu lembut dan harum ketika ku cium. Dan anehnya kaki ini tak mau pergi meninggalkan tempat itu, dan mata ini tak henti-hentinya terus memandangi dia yang sedang bekerja

“waeyo… apa ada yang salah dengan jas nya oppa..?” pertanyaan itu mengagetkanku, entah kenapa aku mendadak Speakless, tak keluarpun sepatah kata dari mulutku, namun ia malah menghampiriku dan terus saja bertanya… “Oppa… Sillyehamnida.. Oppa..”

“Aissh… mianhe, Ji hyun, gomawo.. hmm.. jas ku jadi terlihat bersih dan harum” semua perkataanku terbata-bata, aku pun langsung meninggalkan ruangan itu, dan kembali ke ruanganku.

Selama di dalam ruangan, tak henti-hentinya aku memikirkannya, memikirkan ketika tangan lembutnya membersihkan semua piring kotor itu, lalu membersihkannya, tanpa sedikitpun keluar kata-kata keluhan akan pekerjaan yang mungkin selama ini hanya di pandang sebelah mata oleh sebagian orang.

Waktu menunjukan Pukul 10:15 P.M, tak sadar diri ini ternyata ini sudah larut malam, aku pun bergegas untuk pulang, ketika aku berjalan di koridoor seorang diri, lagi-lagi aku melihat dia sosok seorang gadis yang telah memumpahkan sayur kemarin malam, ia berjalan di depanku, ketika ia menoleh kepadaku, aku kira ia akan menyapa namun ia malah tersenyum padaku, ia malah membuat perasaanku tak karuan.

“Ji hyun, kau mau pulang..?  bagaimana jika kita pulang bersama.. eotteoke ?” ku beranikan diri ini untuk mengajak dia untuk pulang bersamaku, ternyata ia tak menolak tawaranku, begitu senangnya hati ini saat itu

******

“mian Oppa jadi merepotkanmu..!” di dalam mobil yang terucap dari bibir kecilnya hanya ucapan itu-itu saja

“Cheoma.. jadi dimana rumahmu..?” ketika aku bertanya seperti itu, ia malah melihatku dengan serius “waeyo.. ada yang salah dengan ucapanku Ji hyun ?”

“ekh.. anio, tapi Oppa.. tak usah repot-repot seperti itu, rumahku sepertinya tak layak untuk kau datangi, aku malu” ia malah menundukan kepalanya, sepertinya ia merasa malu jika aku akan mengantarkanya kerumahnya

Breureukbek….

“suara perutmu kah yang tadi..?” tanyaku sambil fokus menyetir

“ne…” jawabnya pelan, tanpa pikir panjang aku membelokan arah mobilku “waeyo oppa, kau putar balik mobilnya, padahal rumahku kearah sana.!!” Mungkin ia merasa kaget dengan apa yang aku lakukan, sementara aku hanya tersenyum melihat ia yang begitu kebingungan mungkin  ia berpikir aku akan menculiknya hehehe ^_^

*******

“makanlah yang banyak, kau pasti laparkan..?” aku menyodorkan semua makanan kehadapannya, namun ia malah diam

“Oppa, aku belum pernah makan di restoran sebagus ini, apa lagi menu makananya yang begitu mewah, Oppa aku merasa tak enak padamu..” ia tetap saja belum mau memakannya

“cepatlah makan, nanti jika makanannya dingin akan tidak enak lagi rasanya..?” aku memaksa dia untuk cepat memakannya, sepertinya cara aku memaksanya berhasil..

“Ne, Oppa juga harus makan.. siksahasey…!!”

Ia begitu lahap ketika memakan makanan itu, terlihat sekali dari raut wajahnya yang begitu ceria, hingga mata ini tak henti-hentinya untuk melihat wajahnya yang begitu ceria

*******

Malam itu mungkin malam yang tak mungkin aku lupakan, kita berdua berjalan-jalan di terotoar sepanjang kota seoul, tanpa satu pun orang mengetahui diriku yang sebenarnya, karena aku sudah begitu handal dalam penyamaran, sementara Ji hyun hanya bisa tersenyum-senyum melihat akan penyamaranku, yang mungkin agak sedikit aneh

“Hahaha… Oppa kau Nampak lucu sekali dengan tahi lalat di pipi, topi dan juga kaca mata itu hahaha…” dengan enaknya ia malah menertawakanku.

“wait… aku akan segera kembali..!!” lantas aku masuk kesebuah toko es cream dan kue, lalu ia hanya menunggunya di luar, ketika aku kembali dengan 2 es cream di tanganku, aku melihat ia sedang memandangi sebuah cake cantik yang di pajang dan di lindungi dengan kaca transparan  “waeyo,  kau mau membeli cake itu ji hyun ? kalau begitu, tunggu sebentar aku akan membelikannya untukmu.. peganglah dulu es cream ini” tak kusangka ia menarik tanganku lalu ia bilang

“Oppa.. ayo kita pulang..” dari situ aku mulai kebingungan

“bukankah kau mau membeli rainbow cake itu..?” ia hanya menggelengkan kepala dan terus manarik tanganku untuk berjalan

******

“Eotteoke… kau merasa senangkan, kau sudah makan denganku, lalu makan es cream dan sekarang aku sudah mengantarkamu ke rumahmu… Jika ada ELF yang tahu apa yang aku lakukan padamu, mungkin mereka akan sangat iri padamu Ji hyun..” candaanku  membuat ia tersenyum kembali, akupun ikut tersenyum “jadi dimana rumahmu ?” tanyaku ketika aku turun dari mobilku

“Oppa.. kau benar mau tahu rumahku..?” Tanya ia pelan seakan-akan ia tak yakin dengan dirinya sendri

“ne.. mulon imnida.. Jeoseumnida”

Aku berusaha meyakinkan dia, lalu tanpa pikir panjang, kaki ku mengikuti langkah kakinya, kita naiki satu per satu anak tangga yang hanya bisa dilewati oleh dua orang, tak lama setelah itu langkahnya berhenti disebuah pintu kecil yang sudah usang

“Masuklah Oppa..” ku langkahkan untuk pertama kalinya aku masuk ke sebuah rumah yang mungil yang di dalamnya hanya ada tempat tidur dan toilet, menurutku ini bukanlah sebuah rumah, namun ini adalah sebuah kos-kosan

“jadi kau tinggal disini, kemana eomma dan Appamu Ji hyun..?” ketika aku bertanya seperti itu, Tiba-tiba Ji hyun memperlihatkan wajah sedih

“hmm…” hati ini begitu sabar menunggu, kata demi kata terucap dari bibir mungilnya itu

“ceritakanlah..?” akupun ikut duduk disampingnya

“Appa, ia tinggal di desa, dan eommaku sudah meninggal, sedangkan aku tinggal di seoul karena aku mendapat beasiswa disebuah universitas di seoul, namun tekanan biaya hidup di seoul sangatlah mahal, hingga aku takuasa untuk bilang pada appa yang tinggal di desa, akhirnya aku putuskan untuk bekerja, meskipun aku bekerja sebagai cleaning service.. tapi aku tetap bersyukur” jelas nya padaku dengan raut wajah yang tegar dan tenang

“aku yakin kamu….” Tak sengaja aku menepuk pundaknya hingga ia refleks menatap tajam kea rah mataku “Kamu… bisa menjalani semuanya..!!”

“Ne.. mulon imnida, Oppa..?” aku tersadar jika ini sudah larut malam

“Ne.. ini sudah malam” ia hanya bisa mengangukan kepalanya “selamat beristirahat Jaljayo..” aku langkahkan kaki ini keluar dari tempat itu, dan berharap ia dapat tidur dengan nyenyak, tanpa tempat tidur yang empuk dan juga selimut yang hangat

*********

Entah kenapa hari ini aku begitu semangat, meskipun badan ini begitu lelah, namun tak sabar hati ini ingin bertemu seorang yeoja yang akhir-akhir ini selalu mewarnai hari-hariku, malam itu aku sangat bersemangat, bahkan wooki dan hae, mereka terheran-heran melihat tingkkahku hari itu. Ketika aku hendak memasuki ruangan dimana Ji Hyun bekerja, terdengar beberapa kali terikat seorang yeoja yang sedang memarahi seseorang

“Hei.. pelan-pelan simpan piringnya, jika ada yang pecah apa kau mau menggantinya ?”

“Mian.. mianhe..!!” aku lihat dari sudut pintu masuk, ternyata Ji hyun sedang ada masalah

“Cepat bereskan, aku akan pulang, dan besok pagi semua piring ini harus sudah terlihat bersih, bahkan tak ada noda sedikitpun..” suara kepala bagian cleaning service itu memang membuat semua orang yang mendengarnya akan terlihat ketakutan, Ketika Ajumma itu keluar, aku melihat buliran air mata itu keluar dari mata indah Ji Hyun

“Ji Hyun..?” ia memalingkan wajah sedihnya itu ke hadapanku “Hmm… mana sarung tangannya ?”

“We…?” wajah dia mulai keheranan melihat sikapku yang aneh, lalu aku langsung membantu mencuci semua piring-piring kotor itu “Oppa..?”

“Ne.. ?” mendengar suara itu, detak jatungku mulai berdetak lebih kencang tak seperti biasanya

“maeu joseumnida..!!” ia mulai tersenyum, hingga tubuh ini kaku, bibir ini spekless “Oppa.. Hei.. Oppa.. Kau melamun..?” mata ini tak mampu berkedip ketika melihat wajahnya yang imut “Ommo, aku akan pulang..!!”

Setelah pekerjaannya selsai, Ia pun membenahi dirinya lalu bergegas untuk meninggalkanku “we.. Wait…. Ji Hyun..!!” aku sadar aku telah ditinggalkan Ji Hyun di ruangannya, lantas aku pun bergegas pergi dan berusaha mengejar Ji Hyun “Ji Hyun.. Tunggu Aku… !!”

Ji Hyun Hanya Memalingkan Wajah dengan senyuman manisnya “Oppa, ayo Cepat… Kerja aku.. Hahaha :D”

Mendengar Teriakannya, tak Kuasa aku menahan semua yang aku pendam, lantas aku pun berlari sekencang-kencangnya “We.. Awas kau Ji Hyun.. akan ku tangkap kau..!!” Hingga Tubuh Ini pun menangkap Dirinya

(………….) “Oppa….?” Entah apa yang dipikirkannya, tapi bagiku saat itu adalah saat-saat yang sangat Bahagia bagi ku “Oppa.. Bisa kau lepaskan tanganmu yang memeluk pundakku dari belakang ?”

Sebenarnya aku mendengarkan apa yang ia katakana hanya saja… aku sendiri juga tidak tau, tangan ini tak mau melapaskannya. Suasana begitu hening dan menikmati pelukannya hingga beberapa menit, namun dengan tiba-tiba ia melpaskan tanganku. Dan ia hanya melihat kearah wajahku yang kebingungan dan sepertinya ia bingung mau bicara apa

“Mianhe.. Mian Ji Hyun..?” yang terucap dari bibirku hanyalah kata maaf, dan aku sendiri pun bingung apa yang harus aku katakana saat itu

“ne.. Nado, Hmmm… Oppa Sillyehamnida…!!” Ia malah membungkukan badannya lalu pergi begitu saja

Emosiku mulai melunjak, aku kepal dengan penuh emosi tangan ini, melihat ia pergi berjalan meninggalkanku sendiri, lalu aku hanya bisa bilang “ Ji Hyun.. naneun neoreul Sarang Hada, Saranghae” pijakan kakinya pun berhenti, namun ia tak kunjung memalingkan wajahnya kearahku, aku sangat berharap jika ia menjawab ucapanku. Namun Ternyata Pikiranku meleset, ternyata ia malah terus berjalan, seakan-akan menghilang dari padanganku, Tak tahan dengan Semua Emosi dan Nafsuku, aku pun berlari sekencang-kencangnya untuk menangkap ia kembali. Hingga Kita saling berhadapan, Tanpa banyak Kata Aku menarik tubuhnya lalu mencium Bibirnya, tanganku begitu erat memengang tubuhnya, aku tahu ia berusaha melepaskan tanganku, namun yang ada di dalam pikiranku waktu itu adalah, “aku sangat menikmati ciuman pertamaku”

Akhirnya aku melepaskan ciuman dan pelukanku, ketika ku buka mataku, aku melihat Ji Hyun.. Yeoja yang aku cintai mengelurakan air mata dari pipinya “Mianhe..” aku mencoba membasuh air mata di pipinya, lalu ia malah menampar pipiku “Plakkk..”

“Aku pikir, kau adalah ‘pelangi’ yang selalu memberi warna disetiap hari-hariku, tapi itu salah.. Kau sama saja seperti namja yang lainnya..!!” setelah mendengar perkataan itu, aku hanya bisa diam melihat ia pergi dari dahapanku, buliran air mata ini, tak bisa aku bending lagi, hingga ia keluar dengan sendirinya

“Ji Hyun…. Ji Hyun… Mianhe……..!!” bukanya mengerjarnya, namun aku hanya bisa berteriak sekencang-kencangnya, Sendiri… lalu menagis di dalam gedung yang sudah gelap..

********

AUTHOR POV

“jadi seperti itu ceritanya hyung, Ommo..!!” Dengan sengaja Khyuhyun memukul kepala Yesung

“Waeyo.. kau malah memukul kepalaku ?” lalu yesung memegang kepalanya yang di pukul Khyuhyun

“Jangan dulu menciumnya, Aissh.. kau bodoh sekali..!!” Nampak sekali Khyuhyun kesal kepada yesung

“Ne.. aku tahu, aku juga sangat menyesal Hyung.. Mian” Yesung hanya bisa menudukan kepalanya

“Sepertinya ia takkan memaafkanmu Hyung” Khyuhyun malah mulai putus asa

“Anio.. ia pasti memaafkanku..” Yesung pun mengangkat kepalanya lalu melihat kearah khyuhyun, hingga mereka saling menatap dengan tajam

(5 Menit kemudian) datanglah Reywook ke dapur itu “Annyeong Hyung…” tak kunjung juga mendapat jawaban dari kedua hyungnya yang sedang marahan “ada apa ini, kenapa suasana begitu serius.!!” Tanya Wooky keheranan

“Hyung, kau akan marah kan jika, salah satu hyung mu mencium yeoja dengan tiba-tiba dan sengaja ?” Tanya Khyuhyun pada wooki, sementara Wooki masih tidak mengerti apa yang dimaksud khyuhyun

“Siapa Hyung kita yang mencium yeoja..?” Tanya wooki pada khyuhyun dengan penuh penasaran, namun yesung malah membungkukan kepalanya

“It’s me..!!” jawb yesung pelan

“O…Ommo, benarkah itu hyung?” Tanya wooki yang masih tidak percaya pada yesung

“Ne.. mulon imnida..!!” jawab Khyuhyun dengan memajang wajah Juteknya

“Mianhe Hyung, aku mohon kalian jangan membenciku, hari ini aku berniat untuk minta maaf  pada Ji Hyun, Namun rencanaku sepertinya takkan berhasil ?” jelas yesung kepada kedua Hyungnya, sembari melihat rainbow cakenya yang gagal

“You Know..?” Tanya Reywook risih

“Waeyoo..?” jawab khyuhyun penasaran

“Ji Hyun Ah, tadi pagi mengundurkan diri..!!”

Mendengar kata-kata yang terucap dari mulut Wooki, sontak Yesung beranjak dari tempat duduknya “Are You Serious ?” Lalu wooki pun hanya bisa mengangukan kepalanya “Eotteoke ?? ini semua salahku.. eotteoke ?”

Kedua Hyungnya merasa simpati melihat keadaan yesung yang sangat sedih “Hyung.. ayo kita buat lagi rainbow cakenya ?” ajak khyuhyun pada yesung dengan menepuk pundaknya lalu member senyuman semangat

“We… apa kau sudah tidak marah lagi denganku ?” Tanya yesung yang masih terlihat sedih

“Anio.. “ khyuhyun hanya bisa mengeleng-gelengkan kepalanya lagi-lagi member senyuman semangat

“We.. kalian mau bikin rainbow cake.. lantas aku tidak diajak kah ?” mendengar pertanyaan Wooki, Khyuhyun dan yesung pun saling bertatap , hingga munculah sebuah ide

********

“Wooki kau harus ambil gambar ini, gamar aku ketika mengaduk semua bahanya ya..”

“Hmm.. kau begitu semangat sekali hyung membuat rainbow cakenya ?” Tanya Wooki yang sedang itu memegang sebuah Handycame “Aku juga ingin masuk kedalam pengambilan gambar hyung..!!” Wooki merengek kepada kedua hyungnya

Sementara kedua hyungnya hanya bisa tersenyum “Sudahlah hyung, kau pegang saja handycamenya biar kita berdua yang membuat rainbow Cake ini Spesial for Ji Hyun Ah” narsisnya khyuhyun ketika itu sangat bersemangat membatu yesung

“Hyung, kau sudah panaskan Microwavenya..?” Tanya yesung yang kala itu sedang member pewarna kedalam adonan

“Ne.. mulon iminda..!!”

“Ok.. sudah siap di panggang..!!” jelas yesung dengan penuh semangat

2 Jam Kemudian

Tara…tarat…..

Seru yesung semangat “Rainbow cake ala Yesung Super Junior.. This is It..”

“Ok.. hyung bagus sekali, sekarang pengambilan kata-katanya, Ok.. Siap Action..” Begitu semangat nya wooki saat itu

**********

“Akhirnya, Rainbow Cakenya jadi juga, aku akan potong dulu yach cakenya” begitu semangatnya yesung ketika memotong sebagian cake tersebut

“Hyung kenapa kau malah memotongnya ?” Tanya khyuhyun sambil mengeleng-geleng kepalanya

“Kau Lupa Lagi ya, dia itu mengangapku sebagai pelanginya, jadi memang seharusnya warna pelanginya terlihat hyung..” jelas yesun kepada kedua hyungnya

Keduanya hanya bisa mengangukan kepalnya “Setelah ini apa rencamu hyung ?” Tanya wooki

“Aku akan pergi kerumahnya..!” terlihat sekali dimata yesung masih ada rencana namun entah apa lagi yang ia rencanakan, untuk mendapatkan maaf dari Ji Hyun Ah

********

Sementara itu disisi lain, Ji Hyun Akh hanya bisa terdiam di dalam kamarnya “Oppa.. andai kau melakukan itu padaku.. Oppa tau, setelah kejadian itu, aku semakin sadar dan aku juga tidak bisa membohongi diriku sendiri, karena.. aku juga naneun neireul sarang hada..”

Lalu ia terbangun dari tempat tidurnya “Aigooo.. Ji Hyun kenapa kau jadi begini..” ia hanya bisa mengaruk-garuk kepalanya “Bisa-bisa aku gila kerana Yesung Oppa.. Aissh.. tidak bisa, Ji Hyun Ah bukan yeoja yang lemah, jika memang sudah tidak bisa bekerja Di SM, Ji Hyun Ah bisa mencari pekrjaan lain.. Yah// Ji Hyun Ah Semangat” Entah apa yang di Lakukan Ji Hyun seharian itu, ia terlihat seperti orang gila, diam tak karuang di dalam kamarnya. Hinga terdengar suara ketukan pintu.

“We.. Siapa Ya, ini jam berapa ?” lalu ia menatap kearah jam, yang menunjukan pukul 07:00 P.M malam “Siapa ya..!!” lalu membuka pintu rumahnya

Setelah ia membuka pintunya, ternyata seorang dongsaeng yang membawa sekotak besar “Hei.. eoni ayo ambil kotaknya, aku sudah tak tahan menahanya..!!” paksa dongsaeng tersebut pada Ji Hyun, lantas Ji Hyun pun langsung mengambil Kotak itu Dari tangan Dongsaeng tersebut “Eonni, pelan-pelan bawa Kotak itu ya, Gamsahamnida..!!”

“Hei.. Hei Saeng, kau mau kemana… ini kotak dari siapa… kamu siapa ?” Teriakan Ji Hyun Tak Dihiraukan Dongsaeng itu, malahan saeng itu malah pergi begitu saja.

Ia pun meletakan Kotak tersebut dengan sangat pelan-pelan, lalu di buka bagian atasnya, setelah dibuka ada sebuah Handycame, dan berupa memo yang berisi “Ji Hyun, Lihat lah Video dalam handycame ini, setelah itu apa kau akan memaafkanku..? YS”

“YS.. siapa dia, Ok Baiklah jika itu mau mu YS, akan aku putar” lantas Ji Hyun pun langsung memutar video tersebut

4 Jam Kemudian

“Jadi.. itu adalah Oppa Yesung ‘YS’ hehe.. eotteukke ? apa aku memang harus memaafkannya !! akh sebaiknya besok akan aku temui dia, karena ini sudah sangat larut malam” Geretak suara hati Ji Hyun Ketika sesudah melihat Video dari Yesung

“Aissh… kenapa aku tak kunjung tidur juga, pikiranku terus saja pada Yesung Oppa” ia terus saja menguling-guling badannya di atas sebuah kasur kecil

Teng…

“We.. ada tamu.. siapa ?” Celetuk Ji Hyun Keheranan “Hmmm..” kakinya pun berjalan kearah depan pintunya, perlahan ia membuka pintu dan…… SEPURISE…..

Saengil Cuhka Hamnida.. Uri Saengil Cuhka Hamnida.. Saengil Cukha Hamnida Ji Hyun..

“mimpi apa aku, ada SUJU K.R.Y menyanyikan selamat ulangtahun untuk ku!!” Ji Hyun Hanya bisa bengong….. melihat semuanya “Aku sendiri tak ingat kalau hari ini ulang tahunku” Celetuk Ji Hyun pada ketiga Namja itu “Aku.. aku..”

“Sssttt.. sudah jangan banyak kata lagi, Ayo cepat Make wish..!!” Yesung memotong pembicaraan Ji Hyun yang kala itu sedang memegang Rainbow Cakenya

“Ne..!!” Ji Hyun pun mengangukan kepalanya “Tuhan,, berilah keselamatan kepada kedua orangtua ku, dan juda padaku, serta aku sudah memaafkan Yesung Oppa, dan erharap kita akan baikan lagi seperti semula” ji hyun Pun meniup Lilinya

Yeah… Wooki dan Khyhyun bertepuk tangan lalu mereka saling tatap dan berseru “Baikan-baikan.. baikan..baikan” sedangkan Ji Hyun dan Yesung hanya saling bertatap

“Ji Hyun.. Mianhe, Mian Ne ?” Yesung terlihat sangat Tulus ketika meminta maaf pada Ji Hyun

Lalu Ji Hyun pun mengambil Tangan Yesung, lalu ia berkata “Ne.. Mulon imnida..”

Yeah… Lagi-lagi seru Wooki dan khyuhyun meramaikan suasana

“Oppa, apa aku masih bisa menjawab pertanyaan waktu malam itu ?” Tanya Ji Hyun terlihat sangat malu-malu

“We.?” Tapi yesang malah tidak mengerti

“Naneun neoreul sarang Hada.. Saranghae Oppa.” Jelas Ji Hyun pada yesung

Yeah… Untuk kesekian kalinya Khyuhyun dan Wooki meramaikan suasana

“Kalian itu…” Yesung mengomel mereka

Pelukan… Pelukan… Pelukan

*************Hehehe************

Gemana Chingu FF nya So kritik dan saran akan selalu Author Tunggu Ok

Gamsahamnida

 

One thought on “[FF G] Rainbow Cake

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s