[FF G] You.. make me Crazy

 

Annyeong haseyo chingu… (^_^), Chingu jangan bosan yach dengan FF buatan author, di jamin FF nya gx bikin boring.. Hahahahaabiakan (tapi Ciuss loh.. *plakk) pada penasaran kan Reader, langsung aja yach.. Eekkk… *ngerem mendadak* FF ini aku share di blog FF-KPop Indonesia *Tancap gas lagi…* Happy Reading Reader’s…

Title : You.. Make me…. Crazy Oppa…

Author : Hyuna_ra Or @Liraselvia

Main Cast : Changmin TVXQ ang Jung mey Rin (OC)

Other Cast : Yesung Superjunior, Sulli Fx, and seohyun SNSD

Genre : Comedy and Romace

Length : Oneshoot

Rating/ Pairing : Pg 17 / Straight

Disclaimer : Changmin dan jung mey rin adalah pasangan suami istri, lamun ketika honeymoon berlangsung, mey rin merasa ada keanehan dengan changmin, sebenarnya apa yang aneh dengan changmin, dan mengapa ketika honeymoon, tiba-tiba datang sosok mantan yeojachingu changmin yaitu seohyun dalam pikiran mey rin, mey rin merasa jealess jika changmin mulai berkata-kata tentang yeojachingunya itu.. penasarankan ceritanya (^_^).. ????

“eon… cepat ceritakan honeymoonnya..?” Sulli menghampiri mey rin yang sedang duduk santai disebuah Caffe

Mey rin hanya bisa diam, dan tangannya hanya bisa memutar-mutar gelas yang iya pegang “waeyo..?” jawab mey rin dengan raut muka yang boring

waeyooo… eonni bilang waeyo… !! eonni ada apa denganmu, apa terjadi sesuatu kan hehe..?” lagi-lagi pembicaraan sulli tidak dihiraukan mey rin “waeyo.. eonni kau marah padaku kah…? Dari tadi kau tidak  jawab semua pertanyaanku, apa ada yang salah….?? Aisshh bikin aku marah saja…”

“Mianhe Sulli..?” air mata itu tiba-tiba keluar dengan sendirinya dari mata sipit mey rind an membasahi pipinya

“eonni, kamu menangis..?” Sulli hanya bisa diam melihatnya lalu memegang pundak mey rin “waeyo.. bukankah pasangan pengantin itu harusnya bahagia..? sudahlah jangan menangis begitu eonni, ceritakan apa yang sebenarnya terjadi..?” Sulli berusaha membukjuk mey rin untuk bercerita padanya

“ada yang aneh dengan Changmin, waktu kita di Bali… ia sama sekali tidak menyentuh ku..!!” isakan tangis mey rin semakin kencang

“we… jinjayo eonni ? ada apa dengan dia..?” Sulli ikut simpati mendengar kata demi kata yang keluar dari mulut mungil mey rin

“ne… ini memang salahku, awalnya karena aku menerima tawaran eomma dan appa untuk dijodohkan  dengan dia, tanpa aku tahu latar belakang pribadinya..!!” Sulli pun memeluk mey rin dengan penuh kehangatan

“eonni,, jangan bilang seperti itu, karena kalau eonni menolak perjodohan, eomma dan appa eonni pasti sangat kecewa dengan eonni.. mereka sudah membesarkan eonni, mungkin alangkah lebih baik jika eonni menikahi pilihan orangtua eonni..?” Sullipun memberikan tiessu pada mey rin, lantas mey rinpun langsung membasuhnya

“ne.. kamu benar sulli, kita kan dijodohkan, jadi wajar saja jika ia tidak cinta denganku..!!! dan ia akan lebih memilih mantan yeojachingunya..!!” isakan tangis mey rin mulai berhenti perlahan

“hah… mantan yeojachingu..?” Sulli melepaskan pelukannya lalu matanya melihat tajam pada mey rin

“ne.. selama di bali, Setiap malam ia hanya memandangi foto yeoja itu, ternyata yeoja cantik itu bernama seohyun, ia malah terus memangil-mangil namanya..!!”

Saking seriusnya menengarkan cerita dari Mey Rin, Sullipun meneguk secangkir coffe yang ada di hadapanya “apakah eonni sudah bertanya lebih dalam tentang hubunganya dengan yeoja itu..?”

“Anio…!!” Mey Rinpun hanya bisa diam

*********

“hii… gyuss… how  are you..?” Sapa yesung pada Changmin

“ne… I’m fine..?” jawab lemas changmin

“waeyoo… kau terlihat lesu sekali hah… kau pasti tak bisa tidur semalaman kan selama di bali hahaha…?” candaan yesung pada changmin, namun raut muka changmin tak bisa berbohong “harusnya kau bahagia bisa menikah dengan Mey Rin, karena perusahaan orangtuamu jadi tambah maju.. iya kan?” yesung menepuk pundak changmin

“ini semua tak seperti yang kau bayangkan..?” celetuk changmin dengan wajah kesal “selama dibali, aku sudah berbuat salah, hingga iya sangat marah padaku..” jelas changmin pada yesung lalu duduk di sebuah kursi, dimana ia menduduki kursi Direktur

“what… waeyo… Mey Rin bisa marah kepadamu ? apa yang kau lakukan dan membuat ia begitu marah..?” Tanya penasaran yesung pada changmin

“aku tak bisa melupakan seohyun..” jawab changmin pelan

“seohyun… seohyun… jadi karena itu…?” yesung mengelurkan raut wajah yang tak sedap “kau sudah menjadi suami mey rin, tak seharusnya kau ingat lagi dengan seohyun, pikirkanlah perasaan Mey Rin..” jelas yesung pada changmin sedangkan changmin hanya bisa diam “setahuku ia mau menerima perjodohan ini, karena ia yakin ia tak akan tersakiti, ada rumor jika Mey Rin itu pernah ditinggalkan oleh tunangannya..?” refleks mata changmin menatap tajam pada yesung

“Hyung.. kau lebih banyak tahu tentang Mey Rin..?” Tanya serius changmin

“ne.. mulon imnida, eommamu dan aku yang selalu update semua apa yang Mey Rin lakukan dan apa yang terjadi pada Mey Rin baik yang di masa lalu…!!” changminpun menyenderkan badannya pada kursi yang ia duduki

“eomma, memang tak pernah salah memberiku seorangistri,ia baik, ia juga cantik.. namun maukah ia memaafkanku.. eotteoke….. menurutmu ?” mata changmin tak henti-henti memandang yesung

“jangan lihat seperti itu changmin, kau seperti menyukaiku saja hahaha..” yesung malah bercanda pada changmin, namun changmin malah akan melemparkan kertas pada yesung “ne..ne.. wait… kau mau memukulku…?” refleks kedua tangan yesung mengankat ke atas

“aku sedang serius..?kau malah jawab yang tidak-tidak..?” changminpun menyimpan kembali kertas-kertas yang hendak ia lempar ke wajah yesung

“sebaiknya kau jujur pada dirimu sendiri, sebenarnya kau menyukainya apa tidak, lalu jelaskan pada dia siapa seohyun itu.. jelaskah…!!” yesung malah meminum secangkir coffe milik changmin

“ne… jeonmal.. terkadang otak mu berjalan dengan lancar juga, tapi tak seharusnya…. Kau meminum coffe ku……” uah..uah yesung itu baik banget dan kasih saran sama changmin tapi ia itu usil juga meminum coffe bosnya sendiri, alhasil si boss mara-marah hehehe

*******

“Aku pulang….!!” Seru Changmin ketika memasuki rumahnya

“Ne…” jawab Mey Rin pelan, lalu menghampiri Changmin, tanpa banyak kata Mey rin membawakan tas dan jas dari tangan Changmin “Oppa.. makananya sudah aku siapkan di dapur, cepatlah makan, nanti makananya dingin..” tanpa menoleh ke arah cangmin ia pun masuk ke kamarnya, sedangkan Changmin hanya bisa melihat kelakuan istrinyaitu.

“sepertinya ia masih marah padaku…huft…” tanpa pikir panjang lagi ia pun melahap makanan yang sudah tersedia di atas meja.

******

09:00 P.M

“Istriku.. aku yakin kau belum tidur ??” Tanya Changmin yang duduk di sebelah Mey Rin yang sedang berbaring membelakangi Changmin

“Ne…” Lagi-lagi Mey rin hanya bisa menjawab seperlunya “Oppa jangan panggil aku istrimuceletuk Mey Rin pada Changmin

“Kau masih marah padaku..?”

Tanya serius Changmin, namun Mey Rin tak kunjung menjawabnya bak Lidahnya kaku tak mau berkata apapun

“Mianhe… masalah di bali, masalah seohyun, ini semua salahku..” Changmin mulai meresa bersalah pada Mey Rin hingga ia memulai pembicaraan “Seohyun.. dulu memang ia adalah yeojachinguku bahkan jika ia masih hidup mungkin kita sudah menikah..”

Mendengar penjelasan Changmin, Mey Rin terbangun dari baringannya lalu duduk bersandar di sebelah Changmin “Mianhe nado, bukan maksudku untuk kau mengingatnya kembali..” Jawab Mey Rin pelan

“Ne Gwenchanayo.. awalnya memang salahku Mey Rin, andai saja dari awal kita prepare mungkin ini semua takkan terjadi..”

“ne.. Jadi Oppa masih mencintainya kan ?” Tanya Mey Rin menatap wajah Suaminyaitu,namun Changmin hanya bisa Diam lalu menatap kembali Mey Rin “aku mengerti Oppa, butuh banyak waktu untuk melupakan semuanya, sekarang sudah malam cepatlah tidur, besok kau harus pergi ke kantorkan ?”

“ne… istriku, mau kemana kau..?” Tanya keheranan Changmin ketika melihat Mey Rin membawa selimut dan bantal

“sebaiknya aku tidur di sofa saja..” Mey Rin hanya bisa tersenyum lalu turun dari tempat tidur, ketika ia berdiri, lalu Changmin menarik Tangan Mey Rin

“Waeyoo.. kau tidur saja dengan ku malam ini istriku..?” bujuk Changmin pada Mey Rin

Tanpa memalingkan wajah pada Changmin Mey Rin hanya bisa bilang “Oppa, mian… aku tak bisa tidur bersama dengan orang yang tidak cinta dan sayang padaku, meskipun kau adalah suamiku..” ketika mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Mey Rin, perlahan Changmin pun melepaskan tangannya, lalu Mey Rin pun perlu keluar dari kamar itu

Ketika Mey Rin membaringkan di sebuah Soffa, tak sengaja Mey Rin mengeluarkan buliran air mata dari matanya hingga tak tahu apa yang harusnya ia lakukan, ia sangat merasa sedih malam itu.

Semetara Changmin hanya bisa diam, dan ketika ia membuka pintu kamarnya, terdengar isakan tangis istrinya itu, Changmin pun merasa kebingungan dan ia kembali ke tempat tidur lalu membaringkan badannya

“waeyo… hati ini begitu bingung, benarkah apa yang dibilang Mey Rin jika aku tak Cinta dan tak sayang padanya, suami macam apa aku ini, jelas-jelas Mey Rin sangat sayang dan Cinta padaku, tapi aku malah  membiarkan ia tidur di Soffa…” saat itu  Changmin merasa sangat kebingungan

12.00 P.M

“Oppa Bangunlah… Uah kau tidur begitu nyenyak ya Oppa..?”

“Seohyun… benarkan itu kau..? kau terlihat sangat Cantik dengan gaun berwarna putih itu..?” Changmin terbangun dari tidurnya

“Oppa, aku sudah tahu semuanya, dan aku sekarang merasa lega karena kau kini sudah menjadi suami di Jung Mey Rin, Tapi…!!”

“Tapi apa seohyun, seohyun bolehkah aku memelukmu ?” Tanya Changmin tanpa pikir panjang Changmin memeluk Seohyun “Aku harap ini bukan mimpi seohyun, kau benar masih di sampingku kan ?” Tanya Changmin sembari memeluk erat seohyun

“Oppa biar kan aku pergi..?” ketika pertanyaan itu keluar dari mulut seohyun Changminpun melepaskan pelukannya

“seohyun….!!”

“Oppa, hidup bahagia lah dengan Jung Mey Rin, ia istri yang sangat baik untuk mu, dan mulai lupakanlah aku..” seohyun memundukan kepalanya

“seohyun.. tapi…!!”

“ini sudah takdir Oppa, aku yakin jika kamu bahagia, akupun akan ikut bahagia Oppa.. aku mohon jagalah Mey Rin dan Cintailah Mey Rin seperti kau mencintaiku dahulu…”

Lambatlaun bayangan seohyun mulai pudar di mata Changmin

“seohyun.. seohyun.. jangan tinggalkan aku….. seohyun……..!!!”

Gubrakk….

“Aissh…. Akh.. itu ternyata hanya mimpi, seohyun….” Changmin terbangun dari mimpinya itu, lalu ia melihat kearah jam, ternyata jam menujukan pukul 01:00 A.M

Ia hanya bisa melamuni mimpinya tadi setiap kata-kata yang keluar dari mulut seohyun ia ingat-ingat kembali “Oppa, hidup bahagia lah dengan Jung Mey Rin, ia istri yang sangat baik untuk mu, dan mulai lupakanlah aku..ini sudah takdir Oppa, aku yakin jika kamu bahagia, akupun akan ikut bahagia Oppa.. aku mohon jagalah Mey Rin dan Cintailah Mey Rin seperti kau mencintaiku dahulu…”

“Jung Mey Rin..” ketika mengingat kembali semua perkataan seohyun Changmin pun pergi keluar kamarnya, di sofa itu terlihat seorang yeoja sedang tertidur pulas. Changminpun menghampirinya, lalu ia tidur di bawah sofa itu

*********

06:00 A.M

“kepalaku pusing sekali ya…” Mey Rin pun bangun dari tidurnya, ketika ia turun dari sofa, ia melihat kebawah “Oppa.. kau tidur disini..” Mey Rin hanya bisa diam melihat suaminya masih tertidur pulas di bawah sofa, lantas Mey Rin pun menyelimutinya.

********

“Kau memang istri yang baik..?”

suara ketukan pisau yang sedang memotong wortel berhenti begitu saja, Namun Mey Rin tak menghiraukan suara Suaminya itu, lantas Mey Rin pun melanjutkan dengan memotong-motong sayuran yang lain “Aww…” tanpa sengaja tangan Mey Rin terpotong oleh pisau yang ia pegang

Refleks Changmin menghampiri Mey Rin lalu memegang tangan Mey Rin yang terpotong oleh pisau, Changmin begitu gesit saat itu, ia langsung mencuci tangan Mey Rin yang penuh darah lalu menghisapnya. Mey Rin hanya bisa diam seribu kata ketika melihat tingkah laku suaminya itu.

“kau baik-baik saja kan..?” Tanya Changmin yang saat itu menepelkan perban di tangan Mey Rin

“gwenchanayo ” Mey Rin hanya bisa merundukan kepalanya

“jangan memaksakan untuk memasak… nah sudah selesai..” Lalu Changmin pun berdiri lalu berjalan ke kamar mandi, namun tiba-tiba keluar kata-kata dari mulut Mey Rin

“aku memasak karena aku.. aku ingin menjadi istri yang baik untukmu, dan aku…. Saranghae Oppa..” langkah Changmin berhenti namun ia malah tak membalikan badannya pada Mey Rin

“Gwenchanayo.. jangan memaksakan…” jawab pelan Changmin lalu melanjutkan langkahnya, namun langkahnya terhenti. Karena dari belakang Mey Rin memeluk Changmin

*********

“Aissh.. sepertinya aku sudah gila..?” Mey rin memutar-mutar kepalanya hingga beberapa kali

“Waeyo… ada apa lagi eon ?” Tanya Sulli yang sedang makan

“Kau jorok sekali.. makan sambil bicara, makan saja dulu…” Mey Rin mulai sensitive

“Ne… eon kau cepat sekali marah ah.. apa kau masih belum baikan dengan Changmin Oppa..?” Sulli lagi-lagi makan sambil bicara.. “we… kenapa tanganmu eon..?” Tanya Sulli ketika ia melihat jari Mey Rin di balut perban “apa terjadi kekerasan hah..?”

“Ssst… kamu ngomong jangan kencang-kencang seperti itu.. dan tak ada KDRT, ok..?” jelas Mey Rin pada sulli

“ne.. mianhe.. Taaaarrraaaatttt… makanku sudah selesai, eon cepat kau habiskan dulu makanmu, biar kau bercerita lebih semangat..”

Mey Rin pun melahap habis makanannya, seperti orang yang kehilangan akal sehatnya “makananku sudah habis..” lalu ia meneguk habis minumannya, sementara sulli hanya bisa bengong melihat chingunya itu “Waeyo.. ada yang salah..?” Tanya Mey Rin keheranan

“anio…”Sulli mengelengkan kepalanya

Mey Rinpun menceritkan kejadian malam tadi hingga tadi pagi pada sulli, saking seriusnya sulli sampai-sampai habis 5 jus waktu itu

“jadi kau sudah mengertikan, dan dugaanku sepertinya benar, ia memang tak mencintaiku, aku berniat untuk pergi meninggalkan rumah” jelas Mey Rin pada Sulli

“Ohoo..ohoo.. aduh kau membuat kaget saja eon”

“kamu sendiri minumnya pelan-pelan..” Mey rin malah menertawai chingunya itu yang sedang batuk-batuk

“eon, kau gila kau mau pergi dari rumah, jika ini terjadi, masalah akan semakin panjang eon… lagian kau akan pergi kemana jika kau meninggalkan rumah heuh..?” Tanya sulli mulai serius

“Kemana.. kau bilang kemana.. aku akan pergi ke Amrik dan tinggal bersama keluargaku” Mey Rin menjwab pertanyaan Sulli dengan nada marah

“eon.. dengarkan aku, jika kau memang cinta dengan Changmin Oppa tak seharusnya kau pergi meninggalkannya” Sulli mendesak Mey Rin supaya menarik kembali kata-katanya tadi

“Ne.. aku memang mencintainya.. tapi ia tak mencintaiku..?” perlahan Mey rin mengeluarkan buliran air mata “Sulli.. cintaku bertepuk sebelah tangan…” Mey rin hanya bisa menudukan kepalanya

“eoni… eoni tak boleh begitu, Changmin Oppa adalah suamimu..” perlahan-lahan sulli meredakan amarah Mey Rin

Lalu Mey Rin pun berdiri dari tempat duduknya dan membasuh air mata di pipinya oleh tangannya

“Eonni kau mau kemana ?” Tanya sulli kebingungan

“alangkah lebih baiknya sebelum aku ke Amrik aku memanjakan diri terlebih dahulu, nanti jika aku sudah di Bandara aku akan segera menghubungimu sulli” Mey rin menepuk pundak Sulli, sementara sulli hanya bisa diam dan kebingungan ketika menatap chingunya pergi meninggalkan Caffe itu

“ini tak bisa aku biarkan, aku harus cepat-cepat menghubungi Changmin oppa, dan eonni Mey Rin maafkan aku jika aku melakukan ini padamu.. yah…. Semangat Sulli…”

***********

Sementara itu di Perusahaan milik Changmin, terlihat Changmin sedang berbincang-bincang dengan gembiranya pada yesung

“jadi apa rencanamu selanjutnya hyung, kau sudah tahu kan kalau Mey rin mencintaimu..” Tanya yesung yang saat itu mereka juga membahas kejadian yang menimpa Changmin dan Mey rin dirumahnya

“Aku akan nyatakan cinta padanya hyung..” jawab Changmin dengan cengengesan

“Ommoo.. ide yang bagus, bagaimana jika kita ubah rumahmu menjadi suasana yang romatis, seperti mempersiapka makan malam dan menaburkan bunga mawar di atas tempat tidurmu..eotteoke ?” usulan yesung membuat kepala Changmin berputar-putar “Aisshh kau pasti malu ya…” lalu yesung malah meledek Changmin

“Anio.. apa itu tidak terlalu berlebihan..?” jawab Changmin yang masih kebingungan dengan usulan Yesung

“Waeyo… kau bilang berlebihan, sebenarnya itu yang harus kau lakukan, supaya istrimu mau dekat lagi denganmu..” lagi-lagi yesung mendesak Changmin

KRING….KRING..

“Ne.. yeoboseyo…” jawab Changmin pelan “Sulli Sshi, ada apa mendadak telepon ?”

Sullipun mencerikan semuanya pada Changmin apa yang terjadi dengan Mey Rin, lantas Changmin merasa kaget dengan apa yang ia dengar dari Sulli “Are you serious ?”

“ne.. mulon imnida, jadi cepatlah kau pulang, karena sekarang ia masih di salon”

“ne.. ne.. gomawo sulli..” Changmin menutup teleponya

“Waeyo…?” Tanya yesung pelan sementara Changmin hanya bisa diam dan menatap Yesung

“Hyung, Atur rencanamu sekarang, cepat…?”

“we…?” yesung masih kebingungan

“ayo kita kerumahku dan atur semuanya” Changmin dan yesungpun langsung pergi meninggalkan Kantor itu

********

Mey Rin akhirnya pulang kerumahnya “hari ini hari yang melehkan, sepertinya aku harus cepat bergegas..” ketika ia memasuki kamarnya “apakah aku tadi lupa ya, membuka gordeng kaca kamar, kenapa semuanya tertutup, Aissh gelap sekali, biarlah nanti saja jika aku sedah bergegas”

Dengan gesitnya ia memasukan semua pakaiannya ke dalam koper, setelah selesai ia langsung membuka kembali gordeng kaca di kamarnya, ia kaget ketika ia melihat banyaknya bungan mawar di atas tempat tidurnya “we.. siapa yang melakukan ini, mungkin ada orang yang masuk kerumah kah..?” Mey Rin masih terlihat kebingungan, lalu iapun keluar dari kamarnya,lagi-lagi Ia kaget ketika ia melihat seorang namja duduk di sebuah kursi, dan ternyata namja itu adalah changmin

Changmin menghela napas dengan panjang lalu ia berkata “istriku kau mau pergi kemana ?” Tanya changmin dengan pelan-pelan

Namun lidah Mey rin mendadak beku dan tak tahu mau bicara apa “Oppa…” mata Mey Rin melotot seperti ingin keluar dari tempatnya

“duduklah Mey Rin, ada yang harus aku bicarakan padamu ?”

Mey Rinpun meninggalkan kopernya lalu duduk di sebelah Changmin, perlahan Changmin memegang tangan Mey rin dan berkata “Istriku aku sangat mencintaimu, aku takkan bisa hidup tanpamu, lantas kau mau pergi kemana ?” Changmin berusaha meyakinkan Mey Rin

“mianhe Oppa, tapi….”

“sudahlah, sebaiknya kau simpan kembali barang-barangmu itu, lalu kita mulai dari awal lagi, eotteoke ?”

Mereka hanya bisa saling bertatap muka, hingga akhirnya Changmin berdiri dan membawa barang-barang Mey Rin masuk ke kamar

“Oppa, apa yang kau lakukan, aku harus pergi..?” Mey Rin berlari ke kamarnya dimana Changmin menyimpan kembali barang-barangnya

“jika kau mau pergi, beri aku alasan yang logis.. waeyo..?” Changmin hanya bisa berdiri di sebelah jendela kamarnya

30 menit sudah suasana begitu hening, dan tak sepatah katapun keluar dari mulut mereka berdua

“Oppa, mianhe.. jika itu memang mau mu, aku takkan pergi..” Mey Rin pun menudukan kepalanya

Mendengar Ucapan mey rin yang keluar dari mulutnya Refleks Changmin menghampiri Mey Rin lalu mencium bibir mungil Mey Rin

“Mianhe…”

“ne… gwenchanayo..” lagi-lagi suasana menjadi hening

“suasana ini menjadi tidak nyaman, terlihat serius..” Changmin memberanikan diri untuk memulai pembicaraan

“ne… itu benar oppa..?” lalu Mey Rin memulai untuk senyum, begitu juga dengan Changmin yang juga mulai tersenyum hingga mereka saling bertatapan

“How about,  we make a small baby.. ?” Mey Rin hanya bisa diam, lalu mengangukan kepalanya sembari tersenyum

***************************

Sementara itu yesung masih saja sibuk dengan rencana selanjutnya, ia mencari cake berbentuk hati, hingga akhirnya ia mendapatkannya dan membelinya di sebuah toka, tak sabar ia pun menghubungi Changmin

“yeoboseyo… Changmin ini cakenya aku sudah dapat… aku akan antarkan kerumahmu..?”

“anio… kuenya buat kamu saja, aku …. Aku mendadak sibuk, jadi makanlah saja, Bye…?”

“Aissh… hyung kau.. mengerjaiku yach, ku sudah dapat cake berbentuk hati ini dengan susah payah, ia malah bilang mendadak sibuk….. wait.. apakah mereka sudah baikan, dan hyung sedang………!!!”

*********************

Gemana dengan FF nya chingu,,? Hehehe #geje sendiri..

So… don’t be silent reader’s (^_^)

2 thoughts on “[FF G] You.. make me Crazy

    1. Gamsahamnida, sudah mau mampir and baca FF nya Chingu😀

      Biar Lebih akrab lagi, sekalian promosion Blognya, jangan lupa Isi Buku tamunya Chingu..😀

      Sekali Lagi Gamsahamnida😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s