[FF G] Chingu or namjachingu

 

Annyeong.. chingu, Aaaakhirnya aku dapat menyelesaikan FF ini, baiklah kalau begitu Chingu penasarankan dengan FF ini, ouh yach, FF ini aku juga Share di Blog ku FF-KPOP INDONESIAkita langsung saja yach.. (^_^)

Title : Chingu Or Namjachingu

Author : Ralan157 Or @Liraselvia

Main Cast : Choi Anna (OC), Choi Seung (T.O.P Bigbang), dan Lee Seung Hyun (Seungri Bigbang)

Other Cast : Taeyang (Bigbang), Daesung (Bigbang), G-Dragon (Bigbang)

Genre : Romance and Comedy

Length : Oneshoot

Rating / Pairing : Pg 17 / Straight

Disclaimer : Choi anna adalah Asisten manager dari group boyband korea yaitu Bigbang, selain itu ternyata ia sangat mengidolakan Maknae dari bigbang itu yaitu Seungri, namun diam-diam dibelakannya ada yang mengidolakan dia, siapa yang mengidolakan dia…? Dan apakah seungri akan mengetahui bahwa choi anna menyukainya, kita simak bareng-bareng yuk chingu.. Happy Reading..😀

Choi Anna POV

“noona choi bisa bawakan soft drink buat para member Bigbang..?” Tanya manager yang menghampiriku

“ne, mulon imnda” aku beranjak dari tempat dudukku dan segera membawakan soft drink untuk para member Bigbang. Langkah ku semakin cepat ketika menuju bascamp Bigbang, tak sabar hati ini ingin melihat biasku yaitu Lee seung atau yang akrab disebut seungri, ketika aku memasuki ruangan itu semua mata para member tertuju padaku, semetara aku hanya tersenyum dan langsung meletakan soft drink di depan meja yang mereka duduki. Ketika aku akan bergegas dan pergi meninggalkan mereka langkahku terhenti ketika seung bilang

“Gamsahamnida noona choi” aku meleirik kebelakang dan mencari sumber suara itu, aku harap yang bilang seperti itu adalah Lee seung ternyata pikiranku meleset “ne.. waeyo…” Tanya dia padaku yang ternyata adalah Choi Seung atau lebih dikenal T.O.P

“ne.. Gwenchanayo…” aku hanya bisa tersenyum. ketika mataku melihat kearah biasku dia hanya terdiam seperti sedang kebingungan, sedangkan yang lainnya asik dengan obrolannya masing-masing. Akupun pergi meninggalkankan ruangan itu, hatiku resah ketika kaki ini berjalan kearah taman yang biasa aku singgahi, ya.. di sebelah gedung YGentertaiment ada sebuah taman yang bisa membuat aku tenang selama 6 bulan sudah aku bekerja di YGentertaiment ini.

Disela-sela kesibukan pekerjaanku aku selalu menyempatkan untuk duduk di taman ini, “seungri oppa, waeyo… apa yang kau pikirkan hingga kau tampak murung sekali, ya tuhan apa aku terlalu berlebihan jika aku benar-benar peduli dengannya”

Kring… kring….

“Aissh… mengetkan saja, ouh manager… ne, yeoboseyo…?”

“noona choi bisa kau antarkan seungri ke rumah sakit, dan pakailah mobilku untuk mengelabui para wartawan” manager menyuruhku mengantarkan seungri ke rumah sakit ada apa dengan dia

“Ne.. mulon imnida manager..”

********

“sebaiknya Tuan Lee harus banyak istirahat, dan jangan lupa untuk tepat waktu makan” kata-kata pak dokter itu membuat aku sangat kwatir.

Langkah kaki ini menuju mobil manager yang kita tumpangi, ketika di mobil aku hanya bisa terdiam dan entah mau berbuat apalagi melihat dia duduk dengan lemas

“Lee seung kamu harus banyak istirahat, sebaiknya aku antarkan ke apartementmu” apakah ucapanku didengar dia atau tidak dari tadi dia tak mengucapkan septah katapun yang keluar dari mulutnya, hati ini semakin deg-degan ketika aku bisa satu mobil dengan dirinya. Meskipun dalam keadaan menyetir Sesekali mata ini melirik pada wajahnya yang pucat itu, meskipun sedang sakit oppa tetap saja terlihat tampan.

********

“Istirahatlah, selagi kamu istirahat aku akan membuatkanmu bubur dan menyiapkan obat untuk kamu minum..?” meskipun ia tak menjawab semua pertanyaanku, aku mengerti dengan keadaanmu oppa, aku juga berharap kamu cepat sembuh dan kita bisa beraktivitas bersama lagi

1 jam kemudian

“makanlah bubur ini seung, supaya kau cepat sembuh” dengan sabarnya aku menunggu oppa membuka mulutnya, meskipun aku tahu kalau dia tak mau makan

“waeyo…” akhirnya ia mangerluarkan sebuah kata

“ne…” jawabku lalu hening, tapi ia malah tersenyum padaku

“waeyo,, noona choi kau begitu peduli kepada kami ?” dengan wajah yang masih pucat, ia penasaran dan menunggu jawabanku

“ini sudah seharusnya, ini adalah pekerjaanku sebagai seorang asisten manager sudah sepantasnya saya peduli dengan keadaan semua member’s Bigbang, jelaskah ?”

“ne.. tapi kau berbeda dengan asisten sebelum-sebelumnya”

melihat ia tersenyum hati ini tiba-tiba berdebar kencang, melihat senyuman yang benar-benar ikhlas keluar dari dirinya

“kalau dalam keadaan sepertini bisakah kau pannggil aku Anna, karena ini bukan di kantor ?” hatiku begitu senang sekali bisa dekat dengan seungri

“ne.. mulon imnida” lagi-lagi ia tersenyum padaku, tambah aku semakin GR saja hehe

“kalau begitu oppa harus makan ya..?” “oppps… kenapa aku panggil dia oppa….” “mian…”

“hehe… Gwenchanayo, kalau begitu aku akan pangil kamu Anna”

Melihat ia tersenyum kembali seperti biasa aku sangat senang, bahkan ia mau aku suapin makan bubur ini, “ya Tuhan mimpi apa aku semalam, hari ini aku bisa berdu’an dengan seungri Oppa”

“Wah.. makannya lahap sekali Oppa.. hehehe kalau begitu aku akan siapkan obatnya ya..?” langsung aku beranjak dari tempat dudukku. “ini minumlah obatnya..” tak banyak Tanya ia langsung meminumnya “Oppa istirahat lah, ini sudah malam, dan aku harus pulang” ketika aku hendak menyelimuti dia, ia malah menarik tanganku “mian..”

“temani aku, diappartement ini aku sendiri, bisakah kau menemaniku disini?” dengan suara yang masih lemas ia memohon kepadaku agar aku menemaninya

********

Seungri POV

“Sepertinya ia Nampak lelah sekali..” aku membaringkan tubuh Anna di atas tempat tidur “apakah kau semalaman benar-benar menemaniku Anna ? sebaiknya aku mandi dulu..” aku pun langsung masuk ke kamar mandi, dan membiarkan Anna tertidur di atas tempat tidurku

********

T.O.P POV

“Annyeong.. apa ada orang di rumah..? (waeyo… apartement seungri begitu sepi)” aku melangkahkan kakiku kearah kamarnya, karena aku mendengar suara air, mungkin ia sedang mandi

Mataku tiba-tiba melotot ketika aku memasuki kamar seungri, di kamarnya ada seorang gadis yang berbaring tidur, sebenarnya siapa gadis itu, aku berjalan mendekati gadis itu.. ternyata..

“Choi Anna…!!” sepertinya aku membangunkanya hingga ia langsung terbangun dari tidurnya

“Choi seung, apa.. apa ini.. kenapa bisa ?” sepertinya ana kebingungan mau bilang apa pada diriku, hingga seungripun keluar dari kamar mandi tanpa berpakaian alias setengah telanjang

“Hyung.. ?” Tanya seungri padaku

“Sepertinya aku datang disaat yang tidak tepat, dan aku harus pergi dulu” aku berjalan menuju pintu keluar kamar namun seungri malah menarik tanganku

“hyung, ini tak seperti yang kamu pikirkan ?” seungri menatapku dengan tajam

“gwenchanayo hyung, aku kesini ingin melihat keadaanmu, tapi kau sepertinya Nampak begitu baik” aku menepuk pundak seungri dan melirik ke arah choi anna yang masih saja terlihat kebingungan di tempat tidur seungri

“Choi Seung…. Ini tak seperti yang kamu pikirkan jadi aku mohon untuk tidak banyak bicara kepada yang lain..?” Anna memohon padaku supaya aku tidak salah paham akan kejadian yang aku lihat

“Ok…. Kalau begitu aku akan pergi dulu” tanpa pikir panjang aku pergi meninggalkan mereka berdua yang tampak kebingungan

Aku menaiki mobilku, lalu menancapkan gas, aku kendarain mobilku dengan sekencang-kencanganya “apa yang aku lihat tadi, apakah itu benar kalau mereka benar-benar ada hubungan special, Aiissshhh kenapa hati ini begitu sakit dan seakan-akan aku tak menerimanya, jika Anna berdekatan dengan seungri”

******

Choi Anna POV

“Oppa, waeyo…. Oppa membuka jaketku dan melepas sepatuku lalu menidurkanku di atas tempat tidurmu, tak bisakah kau menidurkanku di sofa saja kah ?” Refleks aku marah pada seungri karena aku takut jika T.O.P akan bilang yang tidak-tidak atas kejadian ini, dan juga entah kenapa hati ini merasa tidak enak pada dia

“kenapa kau begitu takut..?” dengan santainya ia bilang begitu sambil memakai baju “bangunlah cepat, bukankah kau mau pergi ke kantor ?” ketika ia hendak membuka handuknya

“Ok… wait kau jangan buka handuknya..?” aku langsung bergegas pergi ke kamar mandi

“Top, mian.. waeyo…. Tuhan tolong aku, kenapa aku merasa tidak enak padanya, apa ini semua gara-gara kejadian di malam itu bersama Top.. Joengmal mianhe….. T.o.p, apa aku mulai suka dengan Top, mungkinkah…?” selama aku di dalam kamar mandi tak hentinya aku berpikiran tak tenang akan kejadian ini

******

Seungri POV

“ia begitu lucu, baru sekarang aku merasa dekat dengan dia, ternyata ia mempunyai kepribadian yang hangat” selama aku menyetir mobil tak hentinya mata ini ingin melirik kearah dia, bahkan jika di lihat lebih dekat ia ternyata begitu manis

“Oppa, bisakah kau menurunkanku di pinggir gedung saja ?” pertanyaan itu membubarkan lamunanku

“waeyo…?”

“aku tak ingin ada gosip, pasti kau mengerti apa maksudku oppa ?” ternyata ia memohon padaku dengan sedikit manjanya dia

“Ok…”

*******

“ Yojeum eotteoseyo ?” Tanya Gd padaku lalu Teayang menyambung pembicaraan

“apa kau sudah merasa sehat ?”

“ne, mulon imnida, kemana deasung dan Top ?” Tanya ku penasaran

“Deasung ia belum datang kalau Top, aku juga belum melihatnya ?” ujar Leader Bigbang padaku

“Anio, aku tadi melihat Top ada di taman sedang minum kopi” Teayang memperjelas jawaban Gd

“Kalau begitu aku keluar dulu ya ?” aku pun langsung meninggalkan Bascamp Bigbang dan berjalan menuju taman dimana Top berada

*******

Choi Anna POV

“itu dia Choi seung, sedang di taman.?” Akupun langsung menghampiri Top “Choi seung..?” ia melirikan matanya padaku, lalu akupun duduk di depan dia

“ne.. waeyo..?” terlihat sekali ia Nampak BT melihatku

“Choi seung, mian… ini benar-benar tak seperti yang kamu bayangkan..!!” aku berusaha menjelaskan semuanya padanya, entah ia mendengarkanku apa tidak, tapi aku benar-benar merasa bersalah

“bukankah kau senang bisa dekat dengan biasmu, tapi kau malah merasa bersalah seperti itu..!!” jawab cuek Top padaku, baru saja aku mau bilang aku suka dengan dia, tapi tiba-tiba seungri datang, apa boleh buat akhirnya aku meninggalkan dia

Aku masuk ke dalam gedung, dan ternyata ada yang menyapaku “Annyeong noona choi..?” ternyata itu deasung, tapi aku hanya balas dengan senyuman dan lewat begitu saja

*******

Seungri POV

“waeyo… kopi hanya satu, buatku mana hyung ?” aku duduk di depan Top dan mulai bercanda denganya, tapi raut mukanya tak bisa berbohong, ia tampak BT begitu ia melihatku “waeyo.. kau marah ?” tapi ia malah tersenyum sedikit

“Hyung, waeyo… hati ku rasanya panas seperti terbakar ketika aku melihat kau dan Anna berdua ?”

“ne.. kamu cemburu, apa kau suka pada Anna ?” tanyaku semakin penasaran

“Ne.. itu benar, tapi orang yang aku suka, ia tak menyukaiku ?” Top menegukan lagi segelas kopi yang ada dihadapannya, dan pembicaraanpun mulai serius

“waeyo.. lantas siapa yang Anna sukai ?” dengan berat hati ia menceritakan yang sebenarnya yang Anna sukai

Flasback (T.O.P POV)

“Top, cepat pakailah payung ini, hujanya begitu deras..!” ia memberikan payungnya padaku, tapi ia sendiri malah membiarkan dirinya kehujanan, tanpa sengaja aku menarik tubuhnya supaya tidak kehujanan, namun payung yang aku pegang malah terlepas, dan tangan ini mengengam tubuhnya yang kedinginan

Saat itu adalah situasi dimana manager menyuruh Anna menjemputku disebuah Kape, kita berjalan menuju parkiran mobil, saat itu aku memang sudah merasa kalau aku memang suka dengan dia, sesampainya di mobil

“Choi Anna, boleh aku bertanya sesuatu ?” ia masih saja membersihkan pakaianya yang basah di dalam mobil

“ne..!”

“Siapa biasmu di Bigbang ?” tadinya aku harap ia menjawab namaku namun salah, ia malah menjawab

“Seungri Oppa, ia kan maknae di Bigbang dan ia Handsome” dengan semangatnya ia menjawab, karena ia tak tahu kalau aku suka dengannya

“ouh, bagimana jika salah satu member’s Bigabang ada yang menyukaimu..?” ketika aku bertanya begitu, ia tampak kebingungan dan tak tau mau menjawab. Sesampainya di gedung YG, ia tak kunjung juga menjawab pertanyaanku dan malah mau pergi begitu saja “Choi Anna, kenapa kau tak jawab pertanyaanku ?” aku berusaha untuk mengejaranya, ketika langkahnya terhenti lalu ia malah menjawab

“Jangan bikin aku GR Choi seung..?” dengan manjanya ia menjawab seperti itu, namun aku malah menarik tubuhnya lalu menyapu bibir kecilnya, aku tahu ia tak ingin aku cium lalu ia menamparku dan pergi meninggalkanku

********

Choi Anna POV

“choi seung kau.. kau benar-benar kurang ajar…!” Suara siapa itu, kenapa begitu keras, langkah terhenti ketika mendengar teriakan itu

“Noona choi tolong aku…?” teriak Deasung padaku, refleks aku berlari kearahnya

“Ada apa deasung..?” tanyaku kaget

“Ditaman, Top dan seungri berkelahi..!!” deasung langsung menarik tanganku dan kita berlari kearah taman, ternyata benar, aku melihat Top di pukul oleh sengri

“Seung….?” Teriakku untuk memisahkan mereka, mata mereka melihat kearahku “Lee seung apa yang kau lakukan ?” dengan segera aku dan deasung memisahkan mereka

“Waeyo… ia pantas aku pukul karena ia telah menciummu..?” Tanya seungri dengan penuh emosi, untungnya tangan seunri dipegang oleh deasung maka ia tak bisa memukul Top“Anna, kenapa kau.. kenapa kau malah membelanya ?” teriakan seungri, membuat buliran air mata ini jatuh dengan sendirinya

“Tak seharusnya kau memukul dia kan, Top kamu tidak apa-apakan, Uah… Hidungmu berdarah ?” tanpa pikir panjang aku langsung Top kedalam gedung

***********

“Kamu tidak apa-apakan ?” dengan pelan-pelan aku membersihkan luka pada hidungnya

“Gwechanayo.. kenapa kau malah membelaku, bukankah dia adalah biasmu ?” Tanya Top yang masih merasa marah padanya

“Aku tahu.. ini semua salahku, mian…?” aku menundukan kepalaku dihadapannya,tapi ia malah menarikku untuk duduk di sampingnya

“Anio… jadi apakah kau masih menyukainya ??” Tanya Top semakin serius

“sepertinya aku akan tarik kata-kataku itu..” kembali air mata ini keluar dengan sendirinya “malam itu, ia memberikan alasan kenapa ia bisa sakit ?” ujar ucapanku pada Top

“Apa kata dia ?” jawab Top dengan serius

“ia bilang kalau ia sedang mencintai seorang gadis, namun gadis itu malah pergi meninggalkanya untuk kuliah di jepang” Top melihatku dengan sangat tajam “Choi seung, Boleh…. !”

“aku mengerti Anna, jadi apakah kau menyukaiku ?” ia memotong pembicaraanku, tapi aku hanya bisa mengangukan kepala “Hahaha… akhhh aku merasa jauh lebih baikan, tapi kenapa ia malah memukulku seperti itu ya..?” akhirnya kini ia terlihat bersemangat

“Choi seung, apa kau menceritakan bahwa kau menciumku” Tanya keheranku

“Ne.. mulon imnida”

“Hahaha… orang mana yang enggak bakalan kesal, ketika mendengar seorang pria mencium seorang gadis dengan tiba-tiba hahaha” aku tertawa terbahak-bahak

“aku pikir ia cemburu padaku, hehehe jadi apa aku pantas jadi CHINGUmu atau mungkin NAMJACHINGUMU, Aissh kau lama sekali menjawabnya, baik kalau begitu….. %$@#@#$”

“Oppa… lagi…lagi kau … Aissshhhh awas kau ya…!!” Top malah lari begitu saja meninggalkanku, tak sabar akupun segera mengerjarnya karena ia telah menciumku

**********

Bagaimana Chingu FF nya hehe (^_^) So… Don’t Silent Reader’s…. Gamsahamnida…

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s