Beautiful Day Part V

Author : ralan157

Title : Beautiful Day Part V

Genre : Romace, Sad

Cast : Yona SNSD, Teayon SNSD, And Khyuhyun SUJU

Other Cast : Yesung/jong woon SUJU, Sungmin SUJU And Minzy 2en1

Disclaimer : terinspirasi dari sebuah persahabatan dan terjadi cinta segitiga

Annyeong… ^^ Masih pada penasarankan Kelanjutan ceritanya.. ?? Sorry yach baru posting lagi, maklum sudah mulai sibuk ma kerjaan hehe *Plakk yach udach readres yuk kita baca lagi FF kelanjutannya ^_^

TEAYON POV

“Sepertinya semua orang yang di kantor sudah pulang semuanya..” aku meninggalkan ruangannku, perlahan aku berjalan ke arah koridoor  yang melewati ruang Minzy dan yoona, aku melihat di sekelilingku ternyata memang sudah sepi.

Langkahku terhenti ketika aku melewati ruangan yoona, “ini kah saatnya aku melakukan semua ini..” aku lalu membuka pintu ruangan yoona, aku masuk ke dalam ruangan yoona, dengan keadaan terburu-buru aku membuka laci mejanya berharap ada sebuah check yang sudah di tandatangan oleh presedir, akhirnya aku mendapatkannya, aku sobek pelan dari buku check tersebut dan kembali merapihkan semuanya supaya terlihat seperti semula.

*******

YOONA POV

“eomma…” aku memangil eommaku yang hanya bisa duduk di depan ruangan ICU tempat saengku di rawat

“Ne, yoona bagaimana apakah perusahaan mengijinkan untuk meminjamkan uang..?” eomma langsung berdiri dan bertanya dengan penuh keyakinan

“Mian eomma, sepertinya ini sulit bagi kita..” aku hanya bisa menundukan kepalaku

“Eomma mengerti yoona, sudahlah jangan terlalu di pikirkan..” eomma menenangkan keadaanku yang sedang kacau

“Eomma, bagaimana untuk sementara pakai saja uang tabunganku, mungkin cukup… eomma tahu sendiri proses menjual mobil itu tidak bisa 1 hari” aku duduk di sebelah eomma, lalu eomma pun mengikutinya

“Ne, kamu benar yoona, menjual mobil tidak cukup untuk 1 hari, kita gabungkan saja uang tabungan eomma dan kamu yoona..” aku melihat ke arah eomma dan mengangguk

“Kapan saeng akan di operasi eomma..?”

“Besok Malam yoona, Kita harus banyak-banyak berdo’a untuk keselamatkan saengmu..” mendengar ucapan eomma rasanya tak tega aku melihat semua penderitaan ini, aku memeluk eomma yang saat itu hanya bisa mengeluarkan air mata yang tidak sama sekali ia tak ingin keluarkan

*******

MINZY POV

“Sepertinya aku sangat rajin ketika aku mengantikan oppa hyun menjadi direktur sementara..” aku hanya bisa menghibur diriku sendiri, aku duduk di kursi, aku putar-putar dan terdiam di depan jendela, terlihat yoona datang lebih awal, aku terheran-heran “Memang eooni itu paling rajin bekerja disini, tak biasanya ia membawa mobil hmm… mungkin terbiasa di jemput oleh oppa kini ia membawa mobil..”  aku meneguk secangkir kopi yang masih hangat

******

“Kemana eonni teayon, apa hari ini ia tidak masuk kerja..?” aku tutup telephone pararel yang menyambung ke ruangan eonni teayon “Sudah berapa kali dia tak mengangkat telephonenya, Aissh membuat kesal saja

Aku keluar dari ruanganku dan berjalan kearah ruangan eoni teayon, aku membuka pintu ruangannya “ternyata benar  ia tidak masuk hari ini, kemana dia ..? kenapa dia tidak minta ijin terlebih dahulu padaku..”

*******

“kenapa hari ini di kantor begitu sepi, dan sepertinya orang-orang malah sibuk dengan kepentingan pribadinya..!! -__- “  aku melihat ke arah jam dinding yang tepat menempel di hadapan meja yang aku duduki, ternyata ini sudah jam pulang kerja “sebaiknya aku membereskan tempat  kerjaku..”

*******

Aku menelusuri  jalan koridoor yang ada di gedung ini menuju pintu Exit, tapi tatapan dan langkahku terhenti ketika aku melihat… “eonni yoona kah itu, kenapa ia pergi bersama jong woon.. takkan ku sia-sia hal ini..” aku langsung mengambil ponsel ku, aku memotret semua gerak gerik mereka “hmmm eoni, aku sudah tahu kalau jong woon memang suka dengan eoni, tapi tak seharusnya kamu pulang bersama dia, apa eoni tak memikirkan oppa hyun yang ada di luar negri sana…”

*******

“huah.. nikmatnya bila tiduran di atas kasur yang empuk ini..” aku mengambil ponselku yang ku letakkan di atas meja, aku lihat semua hasil potretanku tadi siang “eonni, ini saatnya kamu akan hang out dari perusahaan SHINWA..”

*******

AUTHOR POV

“eomma jangan menangis seperti itu eomma, kita semua serahkan semua kepada tuhan dan dokter yang mengani saeng..?” yoona ikut larut dalam kesedihan eomma yang hanya bisa menagis menunggu kepastian dokter

“Yoona, dari tadi malam sampai sekarang menjelang pagi dokter yang menangai saengmu masih belum juga keluar, eomma tidak akan menagis bagaimana kalau ini semua terjadi pada saengmu..” eooma terus saja menagis tak henti-hentinya, sementara yoona hanya bisa menenangkannya, bersabar dan terus berdo’a “dia anak yang baik, eomma hanya punya kalian..” yoona memeluk eomma, yoona pun mengeluarkan air mata, air mata itu tak terbendung lagi

Tak lama Dokter keluar dari Ruang Operasi, serentak mereka berdua berdiri

“Bagaimana Dok keadaan anak saya..” Eomma Refleks menanyatakan hal itu

“Eomma dan Noona yoona, kalian harus ikhlas menerima semua ini, kita sudah berusaha untuk menyelamatkan saengmu yoona, tapi takdir berkata lain..” dokter memegang pundak yoona dan meninggalkan mereka berdua

Eomma menjerit histeris ketika mendengar ucapan dokter, sementara yoona hanya terdiam dan air mata terus mengalir keluar dari matanya, eomma masuk kedalam ruangan operasi, begitupun yoona ikut masuk kedalam ruangan itu, mereka melihat seorang remaja yang terbaring kaku di atas tempat tidur yang di tutupi selembar kain putih yang menuti semua tubuhnya

“im Rey wook.. anakku….” Eomma hanya bisa memeluk jasad anaknya, semetara yoona hanya bisa memeluk eomma

“seang mianhe.. mianhe eoni, eoni benar-benar merasa bersalah karena tidak bisa membahagiakan mu saeng.. mian..”

*******

TAEYON POV

“Apa..!! benarkah itu yoona..?? baik akan saya sampaikan kepada Minzy kalau hari ini kamu tidak akan masuk kerja, Mian yoona aku tidak bisa hadir saat pemakaman adikmu..”

“Ne.. tidak apa-apa, gomawo teayon..” terdengar suaranya melemah dan hening begitu saja

Aku tutup telephoneku, “ya tuhan aku sangat merasa bersalah padanya, apa yang harus aku lakukan, Besok ia akan kasih laporan kepada minzy, sementara 2 hari lagi khyuhyun akan pulang, tidak mungkin kalau uang ini di kembalikan kepada Bank, tapi tidak mungkin juga aku mengakui semuanya… ya tuhan maafan aku..”

Aku rebahkan badan ini di atas kasur yang empuk ini, mata ku melihat ke arah langit-langit rumahku, mata inipun mengeluarkan air mata dengan sendirinya, “Yoona mianhe.. yoona mianhe…” kepala ini benar-benar pusing, padahal sebenarnya jam menunjukan jam 9 ini adalah jam kerja, “apa yang harus aku lakukan, apakah aku lari dari semua ini..!! kalau aku lari, yoona yang akan menerima semua masalah..” aku menutup mataku perlahan di atas kasur ini berharap di saat mata ini terbuka, aku bisa mencari jawabnya, mana yang terbaik

MINZY POV

“ada apa dengan kantor ini… kemana para stafnya tidak hadir..!!!” aku gebrag meja operator ini

“Mian noona, saya tidak tahu, bahkan teayon dari kemarin belum kasih kabar…!” bahkan anak ini tak mau melihat wajahku yang sedang marah ini

“lantas yoona kemana..?”

“Mian, saya juga tidak tahu, mian..”

Kesal dengan jawaban yang tak memuaskan si operator itu, aku langsung pergi meningalkannya

aku sangat kesal atas kelakuan para staf disini..” aku memutar-mutar kursi ini, berpikir dan terus berpikir, aku melihat kebungkusan coklat, yang di dalamnya adalah poto-poto saat eonni teayon bersama oppa di bandara

FLASHBACK

“Eeonni, kamu sudah tahukan kalau yoona dan oppa khyuhyun…?” tanyaku pada eooni teayon

“Ne.. aku sudah tahu..!”

“Bagaimana persaanmu eonni, jujurlah padaku..?” tanyaku memancing perasaan dia supaya berkata jujur

“Entahlah Minzy, rasanya aku masih tetap tidak percaya..” jawaban eooni tak bisa menbohongiku

“Ne.. aku mengerti, kalau begitu ini kesempatan eoni, antarlah oppa khyuhyun ke bandara, di sana aku akan suruh orang untuk membuntuti semua gerak-gerik eonni dan oppa khyuhyun..”

“Waeyo.. kamu bisa melakukan hal itu..?”

“karna aku tidak suka hubungan eonni yoona dan oppa khyuhyun..” bentaku pada eonn teyon, lalu ia hanya bisa diam “aku tahu eooni suka kan dengan oppa khyuhyun, jadi bekerjasamalah dengan aku..” ia hanya bisa menganguk

******

“ akan aku simpan berkas ini di atas meja eonni yoona..” aku berges keluar dari ruangku, aku menyelinap ke ruangan eonni yoona, dengan sangat hati-hati aku masuk dan menyimpan berkas itu di atas meja dan dengan cepat aku keluar dari ruangan itu, supaya tak seorangpun melihat gerak-geriku tadi

“Ship… rencana A sudah beres, lalu rencana B, aku akan kirim email pada oppa khyuhyun poto-poto eoni yoona dengan jong woon” aku buka laptopku dengan gesit aku membuat email baru dan mengirimkanya pada oppa “yes.. terkirim..!! aku sudah tidak sabar bagaimana reaksi mereka setelah melihat ini semua..”

******

AUTOR POV

KRING…KRING….

Suara Handphone yoona berbunyi dan membangunkan tidurnya “Ne.. yeoboseyo…”

“Noona, sudah bangunkah..?” yoona langsung bangun dari tempat tidur ketika mendengar suara oppa khyuhyun

“Oppa.. hehehe.. mian aku baru bangun…”

“kamu tidak apa-apaka noona, aku sudah dengar tentang saengmu”

“ne oppa, aku tidak apa-apa” mendadak suara yoona mengecil ketika mendengar pertanyaan dari khyuhyun

“aku juga brharap seperti itu, noona yang sabar.. nanti malam aku akan tiba di seoul, aku ingin noona yang menjemput di bandara”

“Ne.. itu pasti oppa..”

“aku akan menunggumu, dan ada yang harus aku bicarakan..!!”

“tentang apa oppa..?”

“nanti juga noona akan tahu, sekarang cepatlah bangun dari tidurmu dan cepat pergi untuk bekerja..”

“Ne.. oppa” khyuhyun menutup telephonenya, yoona hanya bisa terdiam

“dari  suara oppa, seperti ada yang aneh, dan tak seperti biasanya ia tak bilang saranghae..” tapi yoona sepertina tidak menghiraukan hal itu, lalu ia bergegas masuk ke kamar mandi

******

“Aissh aku harus cepat-cepat membuat laporan kas minggu ini, aku harus cepat mengecheck ke Rekening bank supaya ballence dengan perhitungan yang aku hitung” yoona mengotak-atik komputernya

Tiba-tiba kening yoona menciut, matanya seperti ingin keluar dari tempatnya “Aissh.. apa ini, waeyo…. Ya Tuhan waeyo… sebenarnya ada apa ini.. tolong lah Kenapa uang di bank hilang begitu banyak…”

*********

Masih penasarankan kelanjutanya, Readers tolong berikan komentarnya yach ^_^, harap tunggu yach FF part selanjutnya.. Gomawo😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s