Beautiful day Part IV

 

Author : ralan157 our Shin hyun rha

Title : Beautiful Day Part IV

Genre : Romace, Sad

Cast : Yona SNSD, Teayon SNSD, And Khyuhyun SUJU

Other Cast : Yesung/jong woon SUJU, Sungmin SUJU And Minzy 2en1

Disclaimer : terinspirasi dari sebuah persahabatan dan terjadi cinta segitiga

Annyeong, ketemu lagi dengan saya author Ralan, masih pada penasarankan kelanjutan dari cerita FF ini, selama libur lebaran ini aku beresin pembuatan FF part IV, silahkan untuk membacanya.. jangan lupa kasih komentar yach.. gomawo ^^

AUTHOR POV

Jam Dinding menunjukan jam kerja siang, Teayon yang saat itu di tugaskan untuk mengantar khyuhyun ke bandara ia membenahi mejanya dan pergi berangkat menuju bandara, selama di perjalanan hatinya tak tenang, hatinya seperti diguyur hujan yang sangat deras, Bak hati yang tenang kini terusik oleh kata-kata yoona bahwa ia kini adalah yeojachingunya khyuhyun.

“Teayon..” Pangil khyuhyun pada teayon “sebelah sini” khyuhyun melambaikan tangannya

“Ne.. aku akan kesana” teriak teayon yang turun dari taksi

Ia melangkahkan kakinya berjalan ke arah khyuhyun, ingin rasanya ia bertanya pada khyuhyun untuk memastikan apakah benar kamu menjalin hubungan dengan yoona

“Khyuhyun kapan pesawatnya akan Teek of ? “ tanya teayon sembari tangannya memegang pundak khyuhyun, khyuhyun melihat kearah tangan teayon yang ada di pundaknya, dengan reflek ia melepaskan tangan teayon

“Sebentar lagi pesawatnya akan berangkat, teayon terimakasih sudah mau mengantarku” senyum khyuhyun ternyata membuat teayon sedih

“Ne, ini memang sudah menjadi tugasku tuan”

“Jangan pangil aku tuan, ini bukan suasana kantor teayon” Candaan khyuhyun pada teayon layaknya kepada seorang teman “Teayon boleh aku bilang sesuatu..”

“Mulon imnida, katakanlah..” perasaan teayon sudah merasa tidak enak

“Tolong jaga yoona untuk aku..” Deg…

“sudah aku duga dia akan berkata seperti itu, tapi… tapi ada apa dengan hati ini, ketika mendengar kata-kata dia, hatiku seperti disambar petir untuk kedua kalinya”

“Teayon… kau mendengarkanku..?” khyuhyun melambaikan tangannya tepat di depan wajah teayon

“Ne.. mulon imnida, aku mendengarnnya, Khyuhyun kenapa kau tak bilang padaku kalau kalian sudah jadian” Candaan teayon untuk memancing jawaban khyuhyun

“Hahaha.. ini rahasia, tapi hubungan kita masih belum lama, dan sepertinya Minzy dan kamu yang tahu” sambil tersenyum khyuhyun menjelaskan pada teayon, tapi teayon hanya bisa tersenyum dan padahal hatinya menangis

“Ne.. aku mengerti, kalau begitu aku ikut senang” tanpa sadar teayon memeluk khyuhyun, khyuhyun hanya bisa terdiam di pelukan khyuhyun

“Teayon, Mian..” Khyuhyun melepaskan pelukan teayon

“Mian khyuhyun kini perasaanku sangat bingung, mungkin aku dan yoona merasakan hal yang sama, yaitu aku takan bisa melihatmu untuk beberapa hari kemudian, tapi di sisi lain aku senang karena kalian telah menjadi sepasang kekasih” Jelas teayon pada khyuhyun

“Ne aku mengerti teayon, Gamsahamnida sudah begitu baik padaku dan yoona” ia melihat ke arah jam yang menempel di tanganya “ Teayon sepertinya aku harus masuk untuk chek in teayon karena beberapa menit lagi aku akan teek oof”

“Khyuhyun..” teayon mengeluarkan sebuah katak yang ia pegang dari tadi “Ini ada titipan dari yoona”

“Yoona, ia menitipkan padaku..” wajah khyuhyun terlihat berseri-seri ketika melihat kotak berwarna merah yang di serahkan oleh teayon

“Gomawo teayon” Khyuhyun lalu membawa kotak merah itu dan berjalan menuju Koridoor Cheek in

“Khyuhyun…..” Teriak teayon memberhentikan langkah khyuhyun, khyuhyun memalingkan wajahnya dan terlihat teayon berlari kearah dia ###########

“Taeyon apa yang kamu lakukan…?” Khyuhyun refleks melepaskan ciuman teayon

“Mian… khyuhyun aku suka padamu..”

Tapan pikir panjang, khyuhyun meninggalkan teayon dan berjalan ke arah koridor pemeriksaan penumpang pesawat, dari jauh teayon hanya bisa meneteskan air mata yang membasahi pipinya dan ia hanya bisa tersenyum

“hyun… mianhe… aku dari dulu memang suka padamu, ini memang salahku karena aku selalu memperainkan perasaanmu.. mian hyun..”

******

MINZY POV

“Eooni teayon..” Sepertinya suara ku mengeretak hingga membuat ia kaget

“Ne.. Minzy, rasanya tugasku hari ini sudah selesai”

“Ne.. memang benar, eonni menjalankan tugas dengan baik” aku tersenyum dan merasa puas akan kerja teayon hari ini

“Kalau begitu saya permisi dulu..” ia mulai berdiri dan hendak meninggalkan ruanganku

“Eoni..” langkahnya terhenti

“ne..” ia memalingkan wajahnya

“Apa kamu baik-baik saja..?” aku mulai cemas ketika melihat raut wajahnya yang begitu murung

“Ne, aku baik-baik saja” ia melanjutkan langkahnya dan meninggalkan ruanganku

******

AUTHOR POV

Khyuhyun hanya bisa terdiam setelah kejadian tadi di bandara, matanya melihat kearah sebuah kotak, Kotak merah pemberian yoona, perlahan ia membuka kotak itu, ternyata di dalamnya adalah sebuah topi berwarna hitam dan sebuah gelang yang bertulisan nama yoona, di dalamnya terdapat sepucuk tulisan kecil yang berkatakan  “oppa, oppa disana harus baik-baik saja ya ^^, aku disini akan selalu menunggumu, pakailah topi ini untuk melindunginmu dan pakailah gelang ini supaya kau ingat selalu padaku, oppa… saranghae.. yoona” sepintas khyuhyun tersenyum setelah membaca sebuah surat kecil dari yoona, di dalam pesawat ia langsung memakai topi dan gelang pemberian yoona.

Ia melihat kearah awan diluar sana, hatinya begitu kacau setelah apa yang dilakukan teayon padanya tadi di bandara.

teayon apa yang kamu lakukan, kenapa kamu melakukan ini padaku..? apa kau tidak suka akan hubunganku dengan yoona, waeyo.. dulu aku begitu suka padamu, tapi kamu hanya bisa mempermainkan ku, tapi ketika hati ini tertutup untukmu dan membuka untuk yoona dengan tiba-tiba kau bilang bahwa kamu suka padaku..”

******

2 MINGGU KEMUDIAN

YOONA POV

KRING..KRING…. (suara handphone yoona berbunyi)

Mata yoona melirik ke arah layar handphonenya “eomma..”

“Yeboseoyo eomma..”

“Yoona, bisakah kamu sekarang ke rumah sakit..?” kata-kata eomma yang terdengar sedih membuat aku kaget setelah apa yang eomma bilang

“Ne.. waeyo.. eomma..?” tanyaku pada eomma cemas

“Nanti kamu akan tahu yoona, eomma akan tunggu di rumah sakit..” eomma menutup telephonenya, tanpa pikir panjang aku bergegas pergi dari kantorku menuju rumah sakit

Sesampaiknya dirumah sakit, aku melihat eomma sedang duduk di atas bangku di depan ruangan ICU, sepintas eomma mengeluarkan air mata yang mungkin tak di pinta oleh eomma

“Eomma… waeyo..?”

“Yoona..” ia melihat kearah wajahku dan memelukku, ia menangis di pelukanku “dongsaengmu..”

“ada apa dengan dia eomma..?” tanya ku pelan, eomma melepaskan pelukannya dan duduk kembali

“Saeng mu terkena kanker otak..” aku hanya bisa diam ketika eomma bilang begitu

“Eomma, bagaimana ini..” tanyaku lemas

“yoona tak apakan jika kita menjual mobil peninggalan appamu..? itu untuk biaya operasi saengmu..”

Aku hanya bisa diam, bibirku kaku tak bisa berkata apa-apa “tunggu dulu eomma, mungkin aku bisa meminjam uang pada perusahaanku..” jawabku lemas

“jeongmal..?” eoma melihat ke arah wajahku, seakan-akan perkataanku begitu meyakinkan

“Ne.. mudah-mudahan bisa, tapi kalau tidak bisa apa boleh buat, kita akan jual mobil peninggalan appa.. bagaimana ?”

“Jika menurutmu itu memang baik eomma akan menurut saja..” eomma mengangguk

Aku berdiri dari tempat dudukku dan melihat keadaan saengku, sungguh aku tak tega melihatnya selang oksigen yang masuk ke dalam lubang hidungnya sepertinya ingin ia lepas, serta jarum-jarum yang melekat di tangannya sepertinya membuat ia gatal dan ingin melepasnya

“saeng,bersabarlah eonni akan segera menolongmu dan melepaskan semua selang dan jarum-jarum yang melekat di tubuhmu”

*****

MINZY POV

“Kemana perginya eonni yoona, bukankah ini masih jam kerja” aku melihat keruangan yoona, lalu aku melangkahkan kakiku untuk pergi keruanganku, ada seseorang yang dari kejauhan berlari-lari

“Ternyata itu dia” ketusku melihat dia berlari kearahku “Eoni yoona dari mana ?” tanyaku dengan sinis

“Mianhe Minzy, tadi aku tak sempat minta ijin karena ada urusan penting”

“Ne, aku akan dengar alasamu jika kamu sudah kasih laporan keuangan minggu lalu, dan tolong antarkan keruangan saya” tegasku dan meninggalkan yoona

“Ne…” terlihat ia masuk keruangannya

*******

YOONA POV

“Aissh.. aku memang salah karena tidak minta ijin dulu pada minzy.. cho khyuhyun kenapa belum menghubungiku..”

KRING…KRING..

“Panjang umur sekali itu orang, baru saja aku ingat sama dia” aku meganggak pangilan dari khyuhyn “Ne.. yeboesyo oppa?”

“Noona apa kabarmu baik-baik saja..?” tanya khyuhyun dengan lembut

“”Ne, aku baik-baik saja, annyeong haseyo oppa..”

“aku disini juga baik-baik saja, yoona ada kabar bagus..?” suara dia begitu semangat

“Kabar bagus apa oppa..?” tanyaku ikut kegirangan

“Perusahaan kita masuk dalam 5 besar perusahaan terbagus di seluruh Asia..”

“Jinja..?”

“Ne.. yoona hahahaha…” Mendengar akan tawa dia, aku jadi ikut senang, dan rasanya aku tak bisa berkata-kata tentang keadaanku yang seperti ini

******

“Aduh aku lupa aku harus kasih laporan keuangan minggu lalu kepada Minzy, sebelum jam pulang kerja” aku merapihkan semua berkas yang akan aku serahkan pada minzy, dan mungkin aku akan minta ijin jakalau akan akan meminjam uang pada perusahaan ini

Tok..tok…

Terdengar suara Minzy mempersilahkan aku masuk kedalam ruangannya

“Minzy ini berkas yang dibutuhkan” aku menyerahkan berkas laporanku, lalu ia melihat semua laporanku

“Makasih eonni, ternyata keuangan perusahaan kita masih stabil, ouh iya saya mau dengar alasan eonni, kenapa tadi siang tidak minta izin terlebih dahulu untuk keluar..” tanya Minzy kepadaku

Aku menjelaskan akan kejadian tadi siang yang begitu mendadak kepada minzy “Minzy boleh saya meninjam uang perusahaan untuk biaya pengobatan adik saya.?” Ketika ia mendengar semua penjelasan dariku ia menatap tajam ke arah wajahku

“Eonni, aku tak punya hak untuk mengijinkan atau tidak menginjinkan eonni untuk meminjam uang perusahaan, bahkan oppa khyuhyun pun tak punya hak untuk hal itu” aku mendengar semua penjelasan dari minzy “jadi jika memang eonni menbutuhkannya, alangkah baiknya jika eonni bilang kepada presedir” jelas dia

“Mianhe, aku mengerti minzy kalau begitu saya permisi” tanpa banyak perkataan lagi aku meninggalkan ruangan minzy

******

AUTHOR POV

Sekembalinya yoona kembali keruangannya ternyata di sisi lain ada yang mendengar pembicaraan mereka, Teayon diam-diam mendengar semua obrolan yoona dan minzy

Ia kembali keruangannya setelah mendengar obrolan yoona, ia terdiam sejenak, ia melihat kearah jam dinding yang menunjukan jam pulang kerja, bukannya ia begegas untuk membereskan semua pekerjaannya tapi ia malah diam

Ternyata yoona sedang membutuhkan uang untuk biaya pengobatan adiknya, mungkin ini juga kesempatan yang pas untuk menyingkirkannya dari perusahaan ini, entah kenapa aku menjadi punya rasa iri dan benci terhadap dia semenjak dia menjalni hubungan dengan khyuhyun, ia aku akan membuat suatu pelajaran buat dia..”

**********

Teayon punya rencana apa untuk menyingkirkan yoona di perusahaan khyuhyun ? mau tahukan kelanjutan ceritanya ? ^^ Tongkrongin trus FF K-Pop Indonesia yach teman, tunggu Part Selanjutnya, jangan Lupa Kasih komentarnya yach (^_^) Gomawo…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s